Eric Martoyo, Apresiasi Giat PWI Jaya Perangi Hoax

by -

TabloidSeleberita.com, Selain sebagai vocalis band dari Montecristo, hari-hari Eric Martoyo memang banyak dihabiskan di dunia bisnis. Sebagai Vocalis Eric bukan cuma khatam soal musik tetapi wawasannya juga terbuka luas terhadap hal-hal yang sifatnya kekinian termasuk  perkembangan internet saat ini, terutama maraknya  peredaran berita Hoax.

Penyebaran berita bohong, fitnah, ujaran kebencian  atau yang biasa disebut hoax di tahun politik seperti saat ini, semakin menunjukkan pengaruh dan efek negatif bagi kehidupan berbangsa. Terlebih setelah dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Sehingga banyak sekali anggapan bahwa  berita  hoax yang berseliweran di medsos itu seolah dianggap sebagai informasi yang benar. Semua itu disebabkan oleh  masifnya berita hoax yang sehari hari muncul dikehidupan warganet.

Dalam sebuah bincang santai dengan Ketua PWI Jaya Sie Musik dan Lifestyle, Irish Riswoyo di salah satu Restaurant  di bilangan Jakarta Pusat, Eric pun demikian memiliki kepedulian yang sangat tinggi sekali terhadap masalah-masalah sosial. Bahkan ia mengungkapkan pentingnya masalah social ini ditangani secara bersama sama dan berkesinambungan.

“Saya kagum dengan gagasan PWI Jaya ini, ditengah kesibukannya sebagai jurnalis ternyata masih sempat berfikir dan bertindak untuk masalah-masalah sosial. Termasuk kampanye memerangi hoax,”, jelas Eric Martoyo.

Lebihh lanjut Eric pun berbagi filsuf atas kehidupan pribadinya yang dikiblatkan pada orang-orang kaya dunia seperti Warren Buffet dan Bill Gates, yang juga kerap disebut sebagai filantropinya dunia, yang menyebutkan bahwa hidup bukan sekadar untung dan rugi, bukan sekadar kaya atau miskin, tapi bagaimana ketika hidup kita bisa bermanfaat dan berdampak buat lingkungan sekitar.

“Warren Buffett, Bill Gates. Orang-orang kaya dunia itu sering menyatakan kalau mereka nggak mungkin akan mempergunakan seluruh kekayaannya untuk kebutuhan hidupnya, apalagi kalau hanya sekedar makan dan mencukupi  kebutuhan sehari-hari. Mereka cuma perlu 1% dari total kekayaanya yang digunakan untuk hidup. Jadi sudah sepantasnya sebagaian hartanya itu digunakan untuk masalah-masalah sosial kemanusiaan,” jelas Eric lebih lanjut.

Lebih jauh lagi Eric mencontohkan bagaimana orang orang Eropa memiliki kepekaan yang tinggi terhadap masalah-masalah sosial

“Kita lihat saja orang orang Eropa, mereka ibaratnya seperti orang kaya lama, jadi nggak akan menghabiskan umurnya untuk  menumpuk harta, Social Responsibility nya tinggi. Beda dengan orang kita atau orang Asia pada umumnya, biasanya ketakutan dalam menghadapi hidup ini, jadi setiap hari bekerja untuk menumpuk harta”, contoh Eric.

Dari ungkapan Eric Martoyo diatas maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa orang hidup itu harus memilikikepekaan sosial terhadap yang lain. Sehingga hidup akan menjadi lebih bermakna, tidak hanya buat diri sendiri tetapi buat yang lain atau buat sesama.

Gayung bersambut, Manakala ketika Irish Riswoyo menjelaskan lebih lanjut tentang niatnya untuk menggelar kegiatan Workshop Jurnalistik bertemakan “Bijak Berinternet, Cerdas Bermedia Sosial” dengan sub tema “Cegah Hoax Dengan Konten Positif”.

Erick langsung bereaksi dengan memberikan dukungan. Dukungan yang ia berikan tak tanggung-tanggung, ia tidak hanya sebatas memberikan dukungan moril saja, tetapi juga dukungan materiil. Oleh karenanya Erick turut mendonasikan uangnya untuk terlaksananya acara tersebut. Karena Eric menganggap apa yang akan dilakukan oleh PWI Jaya Sie Musik & Lifestyle ini sinergi dengan pola berpikirnya.

Menanggapi apa yang dilakukan oleh Eric Martoyo Ketua PWI Jaya, Sie Musik dan Film, Irish Riswoyo turut memberikan penjelasan.

“Kalau Eric Martoyo tadi mengungkapkan kekagumannya dengan apa yang akan dilakukan oleh teman teman dari PWI Jaya ini, maka saya juga mempunyai kekaguman yang sama. Ditengah kesibukan Eric sebagai seorang pebisnis dan musisi, ia juga memiliki kepedulian social yang tinggi. Ucapan ucapan seperti dikutip diatas merupakan bukti dari kepeduliannya beliau terhadap masalah masalah sosial. Kebetulan sama dengan teman-teman wartawan di PWI Jaya”, sebut Irish.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *