Badai Tetap Gelar Konser Tunggal Meski Minim Sponsor

by -

tabloidseleberita.com, Pencipta lagu, pemusik, Arranger, sekaligus mantan keyboardist band Kerispatih, Badai, berencana menggelar konser pada 20 Februari 2020 mendatang. Konser bertajuk ‘The Historical Journey of Badai The Pianoman, Konser Hati dan Rasa’ tersebut akan digelar di Usmar Ismail Hall, Jakarta Selatan.

“Yang gue lihat di konser adalah selebrasinya. Artinya 21 tahun Badai menemukan kembali energi positif di atas panggung. Kalau berhasil, itu akan jadi turning points gue terbang lagi mungkin dengan cara yang lain,” ucap Badai membuka perbincangan.

Konser tersebut merupakan bukti eksistensinya dalam bermusik selama kurang lebih 21 tahun lamanya. Ia pun bercerita bahwa keinginannya untuk menggelar konser sudah tercetus pada tahun 2015. Tak lupa dalam mempersiapkan konsernya itu, Badai menyebutkan adanya sejumlah tantangan. Menurutnya, tantangan utama terletak pada aspek finansial.

Badai And His Female Stars yang terdiri dari Sahara Dristy, Mariska Gaby, serta Marbecca.

“Sejak 2015, tapi di PHP-in mulu sama sponsor. Jadi, ya, sudahlah, 2020 gue bikin (konser) sendiri saja, cerita Badai saat ditemui di Old Temple, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/11).

Badai juga mengatakan bahwa dirinya tetap bersyukur dengan jalan kariernya di dunia musik Tanah Air selama 21 tahun ini. Konser tersebut pun dimaksudkan Badai sebagai rangka selebrasi.

“Tapi saya maknai saya bersyukur diberikan kesempatan luar biasa dan pernah punya band yang baik di zamannya. Memaknainya main musik dan berjuang di musik enggak gampang. Kenapa konser? Agar saya punya portofolio dan selebrasi,” ucap Badai di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 21 November 2019.

Dalam konsernya nanti, pemilik nama lengkap Doadibadai Hollo itu juga akan melibatkan sederet penyanyi seperti Donnie Sibarani, Melly Mono, Mikha Tambayong, Rayen Pono, Maria Calista, hingga Rando Sembiring. Selain itu, ia juga akan tampil bersama Badai Romantic Project, dan Badai And His Female Stars yang terdiri dari Sahara Dristy, Mariska Gaby, serta Marbecca.

Badai mempunyai alasan tersendiri mengajak para penyanyi tersebut untuk dapat tampil pada konsernya mendatang.

“Judika tadinya mau nyanyi, tapi Judika berhalangan. Donny sudah lama ingin bekerja sama dengan gue, kebetulan gue tawarin dan dia mau, jadwalnya aman. Mikha, kerja sama di album Christmas untuk produk salah satu makanan. Kemudian, Melly Mono itu memang gue ngefans sama dia, dengan karakter suaranya. kalau Rayen memang teman lama gue, Maria Calista ada kerja sama dengan single juga dan suaranya juga gokil banget suaranya. Kemudian ada Rando Sembiring karena kebetulan gue bikinin lagu juga dan labelnya ingin supaya dia nyanyi di konser gue. Ya, bagi gue, semakin banyak konten penyanyi, menurut gue semakin bagus ya,” jelas pemilik nama lengkap Doadibadai Hollo ini.

Dia juga melibatkan proyek musiknya setelah keluar dari Kerispatih yaitu, Badai Romantic Project dan Badai and His Female Stars yang terdiri dari Sahara Dristy, Mariska Gaby dan Marbecca. Badai juga punya alasan khusus tidak mengajak Kerispatih dan Sammy yang dulu sama-sama berjuang dengannya membangun karier. Tanpa kehadiran Sammy dan Kerispatih, Badai yakin konsernya tetap menarik minat banyak orang.

Badai And His Female Stars yang terdiri dari Sahara Dristy, Mariska Gaby, serta Marbecca.

“Jadi konser ini tidak ada kehadiran Sammy dan Kerispatih. Karena terlalu sering jadinya bukan hal spesial lagi. Tahun ini saja sudah tiga kali ketemu di konser reuni. Nah Badai bukan hanya Kerispatih dan Sammy lagi, tapi bicara soal karya. Jadi, maksud gue, too much kalau di atas panggung ketemu itu lagi, bukan gue enggak mau. Tapi, gue mau banget sebab itu duit, terus terang saja. Tapi ‘kan, karyanya Badai tidak bicara itu saja, ya, bicara penyanyi baru, bicara teman-teman musisi juga,” jelasnya,” kata lelaki kelahiran 14 Januari 1978 itu.
 
Rencananya, pada konsernya tersebut, Badai akan membawakan lagu-lagu hits yang ditulis olehnya. Sebut saja, lagu ‘Aku Harus Jujur’, ‘Kesalahan Yang Sama’, ‘Tapi Bukan Aku’, ‘Lagu Rindu’, ‘Bila Rasaku Ini Rasamu’, hingga ‘Tak Lekang Oleh Waktu’ dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.