Seperti Apa ‘Badai Pasti Berlalu’ Rasa Sinetron yang Dibintangi Oleh Stevan Willian, Michelle Ziudith, dan Immanuel Caesar Hito?

by -

tabloidseleberita.com, Usai libur lebaran 1442 H.SCTV langsung tancap gas memberikan tayangan terbaiknya untuk pemirsa setianya. Hal ini juga seraya memperingati rangkaian Ulangtahun SCTV yang ke-31 pada 24 Agustus 2021 mendatang. tak tanggung-tanggung dua sinetron terbaik juga sudah disiapkan. Adalah Badai Pasti Berlalu dan Keajaiaban Cinta.

Di sinetron Badai Pasti Berlalu bertabur bintang seperti Stevan William, Michelle Ziudith, Immanuel Caesar Hito, Vira Yuniar, serta Teuku Ryan.

Banardi Rachmad selaku SVP Programming Acquisition SCTV, menyebutkan bahwa karya fenomenal harus diisi dengan aktor dan aktris yang selinear dijamannya.

‘Badai Pasti Berlalu’ ini bermula dari sebuah cerita bersambung (cerbung) yang terbit di Harian Kompas dan kemudian menjadi sebuah novel. Kisahnya yang menarik membuat perjalanan kisah ‘Badai Pasti Berlalu’ ini disukai pembaca dan penontonnya.

‘Badai Pasti’ Berlalu kian populis ketika dibuatkan lagu oleh Erros Djarot yang sempat dinyanyikan oleh mendiang Chrisye. Di tahun 1977, Badai Pasti berlalu juga dibuatkan film dengan dibintangi oleh Christine Hakim, Roy Marten dan Slamet Rahardjo.

“Badai Pasti Berlalu saking fenomenalnya, tahun 2007 di-remake kembali, ini melintasi generasi, zaman, dan platform. Kalau kita dengar lagunya, ini juga populer luar biasa. Dari situ, kami dengan bangga menghadirkan Badai Pasti Berlalu sebagai sebuah karya terbaru SCTV. Badai Pasti Berlalu ini fenomenal, lintas generasi, lintas zaman, dan lintas platform. Tahun ’72, itu muncul di harian Kompas, ’74 itu diterbitkan dalam novel, ’77 diterbitkan sebagai film yang dibintangi aktor-aktor top juga ,” sebut Banardi Rachmad pada Rabu (19/5) saat konferensi virtual.

Seperti diketahui Film ‘Badai Pasti Berlalu’ yang sempat booming pada tahun 1977 dan di-remake pada 2007, kini akan tayang di SCTV dalam kemasan sinetron mulai 24 Mei 2021 setiap pukul 19.30 WIB.

“Diadaptasi dari novel yang kemudian dibuat filmnya menjadi tantangan tersendiri karena masyarakat sudah memiliki referensi karya sebelumnya, ” ucap David Setiawan selaku produser Sinemart, saat jumpa pers virtual, Rabu (19/5).

Adalah Stefan William yang berperan sebagai Leo. Kemudian Immanuel Caesar Hito berperan sebagai Helmi dan Michelle Ziudith menjadi Siska.

Ketiga pemeran utama ini didaulat mampu membawa kisah lawas “Badai Pasti Berlalu” ke konteks masa kini sehingga tetap relevan buat pemirsa.

Harus memerankan karakter yang sudah fenomenal para pemain sinetron ‘Badai Pasti Berlalu’ mengakui hal ini menjadi tantangan bagi mereka.

Seperti yang dirasakan Stefan William. Menurutnya, dia baru pertama kali mendapatkan karakter pria playboy.

“Beban pasti ada tapi di sisi lain dikasih kesempatan untuk dapat peran penting di sinetron ini, ” ujar Stefan.

Ia mengatakan, karakter Leo ini menjadi tantangan karena kebanyakan peran yang ia dapatkan seringkali sebagai anak motor.

“Sekarang malah jadi dokter, ” ungkapnya.

Sementara Immanuel Caesar Hito merasa bangga mendapatkan peran Helmi.

“Sebuah kebanggan tersendiri karena ini mahakarya di Indonesia dan film terbaik di zamannya, ” ucap suami Felicya Angelista.

“Aku jadi Helmi, dia tuh punya dendam keluarga. Ini sebuah dendam besar tapi dari dendam justru ada perasaan lain, malah dendamnya jadi gak fokus. Dendam ini berkaitan dengan Siska,” beber Caesar Hito.

Hito justru tidak akan menjadikan peran terbarunya ini sebagai beban.

Hito ingin menghadirkan sosok baru versi milenial dan membuat penonton beradaptasi dengan cerita terbaru.

Kisah cinta dalam ‘Badai Pasti Berlalu’ bermula dari kesedihan Siska yang sedang patah hati ditinggal kekasihnya.

Hingga akhirnya memutuskan untuk berlibur ke Labuan Bajo guna menenangkan diri dan memulihkan luka hatinya. Menariknya, sinetron ini juga menghadirkan keindahan Labuan Bajo karena proses syutingnya dilakukan di Pulau Komodo.

Tak disangka Siska justru bertemu dengan Helmi saat tengah mencoba membawa pulang adiknya, Valen, yang dalam keadaan hamil secara paksa.

Salah paham, Siska justru mencoba menolong Valen dan menghalangi Helmi. Melihat pertengkaran yang terjadi, Leo ikut membantu Siska untuk melepaskan Valen dari Helmi.

“Karakternya sebagai Sisca, benar-benar wanita banget, keibuan. Sampai akhirnya menemukan kisah di Labuan Bajo,”sebut Michelle Ziudith.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.