Apristiyah Devita Ayu Pacar Guntur Triyoga Dilaporkan Ke Kepolisian

by -

Apristiyah Devita Ayu pacar dari bintang sinetron dan FTV Guntur Triyoga ini rupanya dilaporkan ke kepolisian oleh seseoran yang diduga tindakan pidana memasuki pekarangan orang dan pengelapan hak atas tanah dan bangunan. Hal ini disampaikan oleh Tris Haryanto SH dan Jay Tambunan SH MH sebagai kuasa hukum pelapor Senin (29/7) di Polda Metro Jaya.

“Kami diberikan kuasa oleh klien kami yang bernama Heru Susanto membuat laporan Polisi atas dugaan tindak pidana memasuki pekarangan orang sebagaimana tersebut di dalam 167 KUHP dan juga pengelapan hak atas tanah dan bangunan sebagaimana tersebut di dalam pasal 385 KUHP kepada seseorang yang diduga bernama Apristiyah Devita Ayu,” ujar Tris Haryanto usai membuat laporan. 

Kuasa hukum Heru ini pun mengatakan tindakan pelaporan ini dilakukan setelah somasi tidak digubris.

Dikesempatan yang sama kuasa hukum Heru membeberkan kronologisnya. “Klien kami ini punya hubungan dekat dengan terlapor. Beberapa tahun yang lalu terlapor pernah diberikan ijin untuk menempati rumah beliau. Tapi ketika diminta kembali ternyata terlapor ini tidak punya itikad baik sukarela menyerahkan kembali sampai kami harus melayangkan dua kali surat peringatan,” beber Jay Tambunan SH MH.

“Anehnya terlapor ketika kami somasi dua kali tidak menanggapinya sama sekali apa alasannya maka menurut kami patut kami menduga bahwa si terlapor ini memasuki pekarangan orang secara paksa dan atau dugaan mengelapkan bangunan tanah milik klien kami. Tapi nanti pihak Kepolisian yang akan mengungkapkan fakta dan bukti apakah laporan kami memenuhi unsur atau tidak,” ucap Jay

Masih dikesempatan yang sama Jay pun mengatakan tidak mengetahui secara persis alasannya pemberian ijin yang dilakukan kliennya.

“Seperti yang kami bilang terlapor ini kenal dekat dengan klien kami. Sejauh ini klien kami belum memberitahu apa latar belakang kedekatan tersebut,” kata Jay

“Ancamannya jelas dipasal 385 ancamannya maksimal 4 tahun dan pasal 167 ancamammya 6 bulan,” cetusnya lagi

Jay pun mengatakan pemberian ijin tinggal pun juga tidak ada perjanjian. “Karena kepercayaan sesuai adat ketimuran ijinnya tidak ada batas waktunya, tapi pada saat saya akan membutuhkan saya akan ambil kembali katanya secara lisan ya boleh – boleh saja. Sejauh ini klien kami punya alas hak yang jelas terhadap rumah itu,” tegas Jay.

“Karena somasi tidak dindahkah maka kami buat laporan Polisi,” pungkas Jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *