JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Film horor terbaru Pemikat Jiwa siap menghantui layar bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Diadaptasi dari thread viral di media sosial X karya Nuugro Agung, film ini menghadirkan kisah horor psikologis yang mengangkat praktik pelet atau ilmu pemikat sebagai tema utama.
Disutradarai oleh Dom Dharmo, Pemikat Jiwa mengisahkan Jay (Fajar Nugra), seorang pemuda yang bekerja sebagai jagal ayam dan diam-diam menaruh cinta kepada Wulan (Givina). Perasaannya tak berbalas lantaran Wulan telah bertunangan dengan Damar (Erdin Werdrayana).
Kecewa dan dipenuhi ambisi, Jay mempelajari ajian terlarang bernama Pemikat Jiwa demi mendapatkan cinta Wulan. Namun, ritual tersebut justru membuka jalan bagi kekuatan gaib yang perlahan menguasai hidupnya dan mengancam keselamatan jiwanya.
Produser Jangkar menjelaskan bahwa tema pelet dipilih karena dinilai dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Menurutnya, praktik mistis semacam itu masih sering diperbincangkan sehingga memiliki kedekatan emosional dengan penonton.

“Biasanya tokoh yang menggunakan pelet digambarkan sebagai antagonis. Di film ini kami mencoba menghadirkan sudut pandang berbeda dengan menjadikan pelaku pelet sebagai karakter utama,” ujarnya saat gala premiere dan konferensi pers di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Sementara itu, produser kreatif Opas mengatakan tantangan terbesar adalah menyajikan tema yang sudah dikenal masyarakat dalam kemasan yang lebih modern.
Selain mengusung nuansa horor psikologis, film ini juga dipadukan dengan visual, musik, hingga sentuhan komedi agar terasa segar.
Pemeran utama Fajar Nugra mengaku karakter Jay menjadi salah satu peran paling menantang sepanjang kariernya. Ia harus memerankan sosok dengan emosi yang kompleks sekaligus menghadirkan sisi jenaka tanpa mengurangi ketegangan cerita.
“Aku sempat khawatir unsur komedinya terlalu menonjol. Tapi setelah melihat hasil akhirnya, semuanya terasa menyatu dengan cerita,” kata Fajar.
Givina yang memerankan Wulan juga mengaku mendapat tantangan tersendiri karena karakter yang dimainkan memiliki kepribadian berbeda dengan dirinya. Meski demikian, ia mengaku proses syuting berjalan lancar berkat dukungan sutradara dan seluruh pemain.
Selain mengandalkan cerita yang berasal dari kisah viral, Pemikat Jiwa juga menjadi proyek kolaborasi A&Z Films, Makara Production, serta SHOW Token yang bertindak sebagai executive producer.
CEO SHOW Token, Akshay Melwani, mengatakan keterlibatan perusahaannya merupakan bagian dari komitmen investasi senilai 100 juta dolar AS untuk mendukung industri hiburan dan ekonomi kreatif di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Menurut Akshay, teknologi blockchain diharapkan dapat membuka akses pendanaan yang lebih luas bagi sineas lokal sekaligus memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui sistem pendanaan yang lebih transparan dan modern.
Tak hanya Pemikat Jiwa, kerja sama tersebut juga akan mencakup sejumlah proyek film lain yang tengah dipersiapkan bersama A&Z Films, termasuk Siti Si Vampir, Taboo, dan Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati.
Film Pemikat Jiwa dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026, menawarkan perpaduan horor supernatural, kisah cinta obsesif, dan teror psikologis yang diangkat dari fenomena mistis yang akrab di tengah masyarakat. (Hero)