Peran Keluarga Dinilai Krusial dalam Cegah Narkoba, Pendekatan Kreatif Lebih Efektif untuk Anak Muda
JAKARTA, TabloidSeleberita.com — Peran keluarga disebut sebagai faktor paling menentukan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Hal ini disampaikan dalam sebuah diskusi yang menghadirkan Pendeta Yerry Pattinasarany dan Ry Hyori Dermawan.
Yerry menilai, keluarga memiliki fungsi penting sebagai benteng utama yang melindungi anak dari pengaruh negatif, termasuk narkoba dan pergaulan tidak sehat.
Menurut dia, kedekatan emosional serta komunikasi yang terbuka menjadi kunci dalam membangun ketahanan diri anak.
“Kalau bicara pencegahan narkoba tanpa melibatkan keluarga, itu seperti usaha yang tidak punya arah,” ujar Yerry.
Ia juga menekankan bahwa peran orangtua, terutama ayah, memiliki dampak besar dalam membentuk masa depan anak. Berdasarkan pengalamannya, kehadiran ayah yang aktif dan terlibat dapat menjadi titik balik bagi anak yang sempat terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, Hyori membagikan pengalamannya tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi komunikasi. Ia mengaku terbiasa berdiskusi dengan orangtuanya tentang berbagai hal, termasuk isu kenakalan remaja dan bahaya narkoba.
“Dari keluarga, saya belajar disiplin dan tahu batasan. Itu yang membuat saya bisa menjauh dari hal-hal negatif,” kata dia.
Selain peran keluarga, pendekatan edukasi juga dinilai perlu disesuaikan dengan karakter generasi muda saat ini. Metode konvensional seperti ceramah panjang dinilai kurang efektif, sehingga dibutuhkan cara yang lebih kreatif, interaktif, dan berbasis komunitas.
Pendekatan tersebut dianggap mampu membuat pesan pencegahan narkoba lebih mudah diterima sekaligus relevan dengan kehidupan anak muda.
Hyori juga mengingatkan pentingnya kesadaran diri bagi generasi muda untuk menolak narkoba. Ia menegaskan bahwa narkoba bukan solusi, melainkan sumber masalah baru.
“Jangan takut bilang tidak. Kita harus sadar bahwa masa depan kita terlalu berharga untuk dirusak,” ujarnya.
Di akhir diskusi, keduanya sepakat bahwa kekuatan keluarga menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyalahgunaan narkoba.
“Cinta dalam keluarga bisa menjadi kekuatan terbesar untuk melawan narkoba,” kata Yerry. (Hero)