Dubes Australia Rod Brazier Kunjungi Balikpapan, Peringati Hari ANZAC dan Perkuat Hubungan dengan Indonesia

0

BALIKPAPAN, TabloidSeleberita.com – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 23-25 April 2026 dalam rangka memperingati Hari ANZAC sekaligus mempererat hubungan bilateral Australia dan Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Brazier didampingi Secretary of the Department of Veterans’ Affairs Australia, Alison Frame. Agenda utama lawatan ini mencakup kegiatan peringatan sejarah, kerja sama ekonomi, hingga dukungan terhadap pembangunan inklusif di daerah.

Selama berada di Balikpapan, Rod Brazier bertemu dengan pimpinan perusahaan asal Australia yang beroperasi di Indonesia, yakni Thiess dan Orica. Ia menilai kolaborasi kedua perusahaan dengan mitra lokal memberikan kontribusi positif bagi sektor pertambangan di Kalimantan Timur.

“Melalui kemitraan yang kuat dengan industri lokal, perusahaan-perusahaan Australia berkontribusi pada sektor pertambangan Kalimantan Timur yang dinamis. Hubungan ini memberikan manfaat ekonomi bagi kedua belah pihak,” ujar Brazier dalam keterangannya, Minggu (27/4/2026).

Selain agenda ekonomi, Dubes Australia juga melakukan pertemuan dengan Mayor Jenderal TNI Krido Pramono. Ia turut meletakkan karangan bunga di Museum Militer TNI sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah kerja sama kedua negara.

Rod Brazier kemudian menghadiri Upacara Peringatan Fajar Hari ANZAC di Pasir Ridge.

Upacara tersebut digelar untuk mengenang para prajurit Australia, Indonesia, dan sekutu yang pernah bertugas bersama pada masa Perang Dunia II, termasuk dalam Operasi Oboe Two.

Menurut Brazier, peringatan Hari ANZAC di Balikpapan menjadi simbol hubungan historis yang kuat antara Australia dan Indonesia.

“Hari ANZAC di Balikpapan merupakan pengingat yang menyentuh bahwa warga Australia dan Indonesia telah berdiri bersama dalam menghadapi kesulitan. Ikatan tersebut menjadi landasan hubungan yang erat dan saling menghormati yang kita jalin saat ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Brazier juga menjadi tuan rumah resepsi bagi para alumni Australia di Balikpapan. Ia turut mengunjungi bengkel kerajinan lokal binaan pemerintah daerah serta Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB).

Kunjungan ke SIGAB disebut menegaskan komitmen Australia dalam mendukung pembangunan inklusif berbasis masyarakat.

Organisasi tersebut merupakan mitra utama program pembangunan INKLUSI dan aktif memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.