JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Perayaan Hari Film Nasional 2026 dimaknai secara berbeda melalui gelaran Jakarta Youth Film Festival 2026 yang menghadirkan program khusus bertajuk “Yang Muda Yang Bersuara”. Kegiatan ini berlangsung pada 2 April 2026 di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Program tersebut menggabungkan pemutaran film pendek dengan sesi diskusi yang melibatkan pelaku industri perfilman Tanah Air. Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia Perwakilan Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif, khususnya perfilman.
Mengusung tema “Jakarta Kota Kita”, festival ini dirancang sebagai ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengekspresikan ide, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama kreator. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik mengenai kontribusi sektor kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut sektor ekonomi kreatif menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan yang signifikan. Ia menilai dominasi generasi muda di Jakarta menjadi potensi besar dalam mendorong inovasi, termasuk di industri film yang memiliki efek berganda terhadap berbagai sektor lain.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Ia berharap J-Youth Film Fest dapat menjadi program berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas talenta sekaligus memperkuat daya saing karya film Indonesia.
Diskusi “Yang Muda Yang Bersuara” menghadirkan sutradara Riri Riza dan aktris Prilly Latuconsina. Keduanya berbagi pengalaman serta pandangan mengenai perkembangan industri film dan peluang bagi sineas muda.
Selain itu, lima film pendek dari berbagai periode turut diputar, mencerminkan perkembangan estetika dan narasi perfilman Indonesia dari masa ke masa. Program ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan generasi muda dengan pelaku industri secara langsung.
Panitia juga mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran untuk kompetisi pelajar dan mahasiswa serta program pengembangan ide film pendek hingga 30 April 2026. Sebelumnya, rangkaian pra-festival telah digelar melalui kunjungan ke sejumlah sekolah dan kampus di Jakarta.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Jakarta Youth Film Festival 2026 diharapkan dapat memperkuat ekosistem perfilman sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam perkembangan industri film nasional. (Hero)