Dari Panggung Hiburan ke Ranah Hukum, Vriska Icha Lakoni Babak Baru Usai Resmi Jadi Notaris

0

BANDUNG, TABLOIDSELEBERITA – Nama Vriska Icha kembali jadi sorotan. Dikenal sebagai presenter, politikus sekaligus pengusaha, Vriska Icha kini resmi dilantik sebagai Notaris di Bandung baru-baru ini. Momen tersebut menandai transformasi besar dalam perjalanan kariernya, dari figur publik ke profesi hukum yang sarat tanggung jawab.

Pelantikan ini bukan proses yang instan. Vriska Icha, presenter yang bernama asli Riska Kartini ini mengaku, ia telah melalui perjalanan panjang yang penuh pembelajaran dan pengorbanan sebelum akhirnya menyandang jabatan notaris.

“Ini bukan hanya tentang gelar atau jabatan, tetapi tentang tanggung jawab yang lebih besar dan legitimasi hukum sebagai pejabat umum,” ujar Vriska Icha dalam keterangannya.

Vriska Icha

Bagi Vriska Icha, menjadi Notaris bukan sekadar profesi tambahan dalam daftar panjang kiprahnya. Ia menyebutnya sebagai komitmen menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat.

Publik selama ini mengenal Vriska Icha lewat aktivitas dunia hiburan di.layar kaca dan politik. Namun langkahnya kini masuk ke dunia kenotariatan menunjukkan sisi lain yang lebih formal dan teknis.

Vriska Icha menilai pengalaman di berbagai bidang justru membentuknya menjadi pribadi yang adaptif, dan memahami beragam karakter serta dinamika kepentingan.

“Pengalaman lintas bidang memperkaya perspektif saya. Tapi dalam profesi ini, independensi dan integritas tetap menjadi pegangan utama,” kata Icha

Sebagai figur publik, Icha menyadari ekspektasi masyarakat terhadap dirinya tidak kecil. Namun ia menegaskan, jabatan notaris menuntut sikap netral dan profesional.

Menurutnya, keberanian untuk berkata “tidak” terhadap hal-hal yang meragukan adalah bagian dari menjaga amanah. “Integritas dan ketelitian adalah fondasi. Kita harus sensitif terhadap hal-hal yang tidak wajar,” tegasnya.

Di era serba digital, Icha juga menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dalam layanan hukum. Namun ia mengingatkan bahwa kemudahan digital tidak boleh mengorbankan kehati-hatian. “Teknologi itu penting, tetapi integritas tetap yang utama,” ucapnya.

Sebagai figur yang terbiasa berinteraksi dengan masyarakat luas, Vriska Icha turut mengingatkan agar publik tidak mudah tergiur iming-iming proses cepat atau biaya murah dalam urusan hukum. “Lebih baik teliti dan bertanya, daripada menyesal di kemudian hari,” katanya.

Langkah Icha menjadi Notaris seakan menunjukkan bahwa evolusi kariernya yang bisa berjalan beriringan dengan komitmen profesional.

Dari panggung publik menuju meja akta, Vriska Icha seakan menegaskan satu hal yang sama, menjaga kepercayaan publik adalah prioritas utama. ***

Leave A Reply

Your email address will not be published.