Film Horor “The Hole” Karya Hanung Bramantyo Tayang Perdana di IFFR 2026, Angkat Luka Sejarah Lubang Buaya

0

ROTTERDAM, TabloidSeleberita.Com – Film horor terbaru berjudul The Hole karya sutradara Hanung Bramantyo resmi melangsungkan pemutaran perdana dunia dalam ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026. Penayangan berlangsung pada 3 Februari 2026 dan menjadi salah satu sorotan dalam program Harbour, yang menampilkan film-film kontemporer dengan perspektif segar dari berbagai negara.

Kehadiran Hanung di Rotterdam didampingi salah satu pemeran utama, Anya Zen. Keduanya memperkenalkan langsung film tersebut kepada publik internasional, menandai langkah penting perjalanan The Hole sebelum dirilis di bioskop Indonesia pada 2026.

Partisipasi The Hole di IFFR 2026 juga mempertegas kiprah Hanung di panggung global. Sebelumnya, ia pernah membawa film Gowok: Kamasutra Jawa ke festival yang sama. Keikutsertaan kali ini sekaligus menempatkan namanya kembali dalam seleksi resmi salah satu festival film bergengsi Eropa tersebut.

Berangkat dari Kegelisahan atas Tragedi G30S

Dalam sesi perkenalan film, Hanung mengungkapkan bahwa The Hole lahir dari kegelisahannya terhadap peristiwa Gerakan 30 September (G30S), yang setiap tahun kembali menjadi perbincangan publik. Ia melihat tragedi tersebut sebagai luka kolektif yang menyisakan banyak pertanyaan dan trauma sosial.

Menurut Hanung, film ini bukan dimaksudkan untuk memberikan jawaban tunggal atas sejarah, melainkan menghadirkan sudut pandang alternatif melalui pendekatan horor dan simbolisme. Ia juga menyelipkan kritik sosial terhadap praktik penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi yang dinilai masih relevan hingga kini.

Sementara itu, Anya Zen mengaku bangga dapat terlibat dalam proyek tersebut. Ia menilai The Hole tidak sekadar menengok masa lalu, tetapi juga membuka ruang diskusi atas hal-hal yang selama ini jarang dibicarakan secara terbuka.

Misteri Desa Lobang Buaya

Secara cerita, The Hole mengusung genre horor-misteri dengan latar Desa Lobang Buaya. Film ini menyoroti rangkaian pembunuhan ganjil yang terjadi setiap tanggal 30. Para korban ditemukan tewas dengan kondisi tubuh berlubang dan pesan misterius tertulis di wajah mereka.

Alih-alih memaparkan sejarah secara eksplisit, film ini menawarkan “pembacaan ulang” tragedi masa lalu melalui pendekatan mistis dan atmosfer mencekam. Unsur cerita rakyat serta narasi yang berkembang di masyarakat sekitar peristiwa G30S menjadi inspirasi utama dalam penggarapan kisahnya.

Diproduksi Adhya Pictures

The Hole diproduksi oleh Adhya Pictures, rumah produksi yang berada di bawah naungan Adhya Group. Studio ini dikenal fokus pada kolaborasi dengan sineas dan kreator untuk menghadirkan film bernarasi kuat dan relevan dengan kondisi sosial.

Selain The Hole, Adhya Pictures juga menyiapkan sejumlah proyek film lain untuk periode 2025–2026. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tahun ini, dengan informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui kanal resmi rumah produksi.

Dengan world premiere di IFFR 2026, The Hole menjadi salah satu film Indonesia yang kembali mencuri perhatian publik internasional, sekaligus memperluas eksposur sinema Tanah Air di kancah global. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.