Galaxy AI Makin Banyak Digunakan, Hampir 9 dari 10 Pengguna Flagship Samsung Andalkan AI

0

TabloidSeleberita.com – JAKARTA, 23 Januari 2026 — Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di perangkat seluler kian menjadi bagian dari rutinitas harian pengguna. Hal ini tercermin dari tingginya tingkat penggunaan Galaxy AI pada lini smartphone flagship Samsung sepanjang 2025.

Berdasarkan data internal Samsung, tingkat adopsi Galaxy AI pada perangkat flagship meningkat signifikan. Jika pada 2024 tercatat sebesar 71,6 persen, maka pada 2025 angka tersebut naik menjadi 86,9 persen. Artinya, hampir sembilan dari sepuluh pengguna flagship Samsung kini secara aktif memanfaatkan fitur AI dalam aktivitas sehari-hari.

Peningkatan ini menunjukkan perubahan cara konsumen menggunakan smartphone. Galaxy AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan telah menjadi alat bantu untuk mencari informasi, mengelola pekerjaan, hingga mendukung proses kreatif secara lebih cepat dan efisien.

“Dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas harian, baik untuk bekerja maupun berkreasi. Tingkat penggunaan yang tinggi menunjukkan bahwa AI kini menjadi bagian dari rutinitas digital pengguna,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Circle to Search Paling Banyak Digunakan

Dari berbagai fitur Galaxy AI, Circle to Search with Google menjadi yang paling sering dimanfaatkan pengguna. Sepanjang 2025, fitur ini mencatat tingkat penggunaan sebesar 76 persen. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mencari informasi langsung dari konten yang tampil di layar tanpa harus berpindah aplikasi.

Selain itu, fitur visual juga menunjukkan tingkat pemanfaatan yang cukup tinggi. Photo Assist digunakan oleh 20,5 persen pengguna, sementara Generative Edit dimanfaatkan oleh 19 persen pengguna untuk menyempurnakan konten visual. Fitur Audio Eraser turut melengkapi kebutuhan pengguna dalam menghasilkan konten video dengan kualitas audio yang lebih jernih.

“Pola penggunaan ini menunjukkan bahwa pengguna mengandalkan Galaxy AI untuk kepraktisan sekaligus kreativitas. Insight ini menjadi dasar pengembangan Galaxy AI agar semakin relevan dengan kebutuhan pengguna,” kata Ilham.

Dukung Produktivitas Harian

Dalam aspek produktivitas, Galaxy AI membantu pengguna bekerja lebih efisien melalui sejumlah fitur. Live Translate dan Interpreter memungkinkan komunikasi lintas bahasa secara real-time, baik saat panggilan maupun percakapan langsung.

Sementara itu, Transcript Assist memudahkan pengguna merekam dan merangkum hasil meeting secara otomatis. Fitur ini mampu mengubah rekaman suara menjadi teks, mengenali pembicara, serta menyusun ringkasan poin-poin penting.

Galaxy AI juga menghadirkan Now Brief, yang menyajikan ringkasan jadwal dan pengingat harian dalam satu tampilan singkat, sehingga pengguna dapat memulai hari dengan lebih terstruktur.

Permudah Proses Kreatif

Di sisi kreativitas, Galaxy AI membantu menurunkan hambatan teknis dalam proses berkarya. Melalui Photo Assist, pengguna dapat meningkatkan kualitas dan komposisi foto secara otomatis. Generative Edit memungkinkan pengguna memodifikasi elemen foto dengan hasil yang tetap terlihat natural.

Sementara itu, Audio Eraser membantu memisahkan suara utama dari kebisingan latar, sehingga konten video tetap terdengar jernih meski direkam di lingkungan ramai.

Ke depan, Samsung menyatakan akan terus mengembangkan Galaxy AI agar semakin memahami konteks dan kebiasaan pengguna. Dengan demikian, AI diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendukung produktivitas dan kreativitas sehari-hari.
(Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.