Aulia Sarah Perankan Bidan Rahayu dalam Film Horor Sengkolo: Petaka Satu Suro

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com — Aktris Aulia Sarah kembali terlibat dalam film horor terbaru berjudul Sengkolo: Petaka Satu Suro. Dalam film ini, Aulia memerankan Bidan Rahayu, sosok perempuan yang dikenal baik dan disegani oleh warga desa tempat ia tinggal.

Berbeda dari film horor pada umumnya, Sengkolo: Petaka Satu Suro menghadirkan cerita dengan muatan drama yang cukup kuat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Aulia Sarah tertarik untuk bergabung dalam proyek ini.

“Ceritanya berat. Filmnya horor, tapi dramanya sangat kuat. Aku memang suka drama, dan ini bisa dibilang horor yang dibalut drama emosional. Aku belum pernah main di genre seperti ini sebelumnya,” kata Aulia Sarah saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain harus membangun emosi yang kompleks, Aulia juga menghadapi tantangan saat memerankan adegan kerasukan. Karakter Rahayu digambarkan sebagai manusia biasa yang beberapa kali mengalami kesurupan.

“Ini hal baru buat aku. Seumur hidup belum pernah kesurupan, jadi di film ini aku mencoba mengeksplor adegan kesurupan,” ujarnya.

Aulia mengakui, tantangan terberat justru datang dari adegan-adegan emosional, khususnya yang berkaitan dengan kehilangan. Menurutnya, ada satu momen yang terasa sangat membekas bahkan setelah proses pengambilan gambar selesai.

“Ada banyak scene berat, tapi momen kehilangan itu paling susah. Setelah sutradara bilang cut, aku masih sedih. Biasanya selesai ya sudah, tapi di film ini rasanya masih kebawa,” tutur Aulia.

Ia menambahkan, Sengkolo juga menyelipkan pesan tentang kehidupan yang relevan dengan keseharian. Salah satunya mengenai cara manusia mencintai dan menghadapi kehilangan.

“Sebagai manusia, kita enggak bisa mencintai secara berlebihan. Karena saat kehilangan, sakitnya luar biasa. Kita harus belajar ikhlas supaya enggak terlalu tenggelam dalam kesedihan,” kata Aulia.

Tak hanya soal emosi, Aulia juga menghadapi tantangan teknis selama proses syuting. Salah satunya ketika harus mengendarai sepeda motor, padahal ia mengaku tidak terbiasa.

“Sebagai manusia, kita enggak bisa mencintai secara berlebihan. Karena saat kehilangan, sakitnya luar biasa. Kita harus belajar ikhlas supaya enggak terlalu tenggelam dalam kesedihan,” kata Aulia.

Tak hanya soal emosi, Aulia juga menghadapi tantangan teknis selama proses syuting. Salah satunya ketika harus mengendarai sepeda motor, padahal ia mengaku tidak terbiasa.

“Setiap mau ambil adegan horor pasti ada deg-degannya. Lokasinya sepi banget, jadi kepikiran saja jangan sampai ada yang ‘ngikut’,” ucapnya.

Melalui Sengkolo: Petaka Satu Suro, Aulia Sarah tak hanya menampilkan sisi horor, tetapi juga menghadirkan kisah tentang cinta, kehilangan, dan keikhlasan yang dibalut dalam drama emosional. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.