MAGMA Entertainment Buka JAFF Market 2025 dengan Gebrakan: Ungkap Future Slate, Perluas Semesta Qodrat, dan Perkenalkan Horor-Komedi Baru

0

TabloidSeleberita – Yogyakarta, 29 November 2025 — Hari pertama JAFF Market 2025 menjadi panggung strategis bagi MAGMA Entertainment untuk menunjukkan arah barunya. Melalui sesi presentasi bertajuk “Future Slate Unveiling”, studio ini menandai fase ekspansi besar yang memperluas semesta sinema mereka, sekaligus menghadirkan karya-karya baru yang berani menabrak zona nyaman genre.

Presentasi eksklusif ini berlangsung di booth MAGMA, disaksikan para profesional industri, programer festival, hingga buyers internasional. Sorotan utama datang dari pemutaran Special Trailer Eksklusif Badut Gendong—materi yang hanya tersedia bagi pengunjung JAFF Market dan tidak dirilis publik.

Dalam rangkaian program “The Nusantara Wave: The Rise of Indonesia-Malaysia Collaborations” di Plaza Stage, MAGMA memperlihatkan Special Trailer versi JAFF Market untuk film Badut Gendong, karya terbaru yang berada di garis depan perluasan Cinematic Universe Qodrat.

Film misteri-horor ini menampilkan Marthino Lio sebagai pemeran utama, membawa kisah baru yang menyorot kehadiran entitas boneka badut yang menyimpan rahasia mencekam. Direncanakan tayang pada 2026, film ini diposisikan sebagai entry point resmi yang membuka cabang naratif baru dalam jagat Qodrat.

Produser Linda Gozali menjelaskan bahwa proyek ini bukan sekadar spin-off. Ia menyebut Badut Gendong sebagai penguatan “arsitektur semesta” Qodrat, dengan pendekatan cerita yang lebih dalam dan atmosfer yang lebih meresap emosional—bagian yang sudah menjadi identitas waralaba tersebut.

MAGMA juga memperkenalkan proyek kejutan lain: Mayat Hidup, film horor-komedi dengan nuansa eksentrik yang terinspirasi langsung dari film vampir Hong Kong era 80–90-an.

Proyek ini menjadi penyegar slate MAGMA, menghadirkan energi baru yang memadukan nostalgia Asia klasik dengan humor absurd dan dunia supernatural. Produksi Mayat Hidup ditargetkan dimulai pada 2026, menandai keberanian MAGMA untuk mengeksplorasi genre-genre yang berbeda dari katalog mereka sebelumnya.

Mengukuhkan posisi Qodrat sebagai IP terbesar milik studio, MAGMA akhirnya mengumumkan Qodrat 3 sebagai kelanjutan saga Ustadz Qodrat. Film ini dijadwalkan tayang pada 2028.

Sutradara sekaligus produser Charles Gozali menegaskan bahwa pengembangan Qodrat 3 dilakukan dengan pondasi world-building yang matang. Ia menyebut proyek ini sebagai upaya merawat sebuah “warisan sinematik”—menguatkan arah penyutradaraan, perkembangan karakter, serta kedalaman spiritualitas yang menjadi inti seri Qodrat.

Sebagai penutup rangkaian hari pertama, MAGMA memancing spekulasi dengan mengumumkan bahwa mereka akan mengungkapkan proyek spesial pada 30 November 2025 di Plaza Stage. Disebut sebagai proyek “X”, karya ini diyakini sejumlah insider akan menjadi langkah evolusi artistik terbesar MAGMA selama beberapa tahun terakhir.

Pengumuman ini menambah antisipasi terhadap konsolidasi posisi MAGMA di kancah film Asia Tenggara—membuktikan bahwa slate mereka tidak hanya ambisius, tetapi juga cermat memadukan pasar, kreativitas, dan kekuatan IP. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.