TabloidSeleberita – Jakarta, 3 November 2025 — Perselisihan antara Ade Ratna Sari dan Budiman Tiang akhirnya berakhir setelah kedua pihak sepakat berdamai. Keputusan tersebut diambil menyusul pertemuan langsung yang menghasilkan klarifikasi atas kesalahpahaman yang terjadi bertahun-tahun sebelumnya.
Ade Ratna Sari menyampaikan apresiasi kepada Komnas Perempuan yang telah memberikan pendampingan selama proses aduannya berlangsung. Ia menegaskan bahwa penyelesaian damai dilakukan atas dasar kesadaran pribadi tanpa tekanan pihak mana pun.
Menurut penjelasan Ade, konflik bermula dari pertemuan pertama dengan Budiman Tiang. Pada saat itu, Budiman mengira Ade adalah laki-laki dan secara spontan merangkulnya sebagai bentuk sapaan. Ade yang merasa tidak nyaman kemudian menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran, sehingga memicu ketegangan berkepanjangan.

“Setelah berbicara kembali, saya memahami bahwa tindakan tersebut tidak mengandung niat buruk. Beliau memang sosok yang ramah kepada siapa saja,” ujar Ade.
Budiman Tiang dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa dirinya sejak awal meyakini persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog. Ia memilih tidak membawa masalah tersebut ke ranah hukum dan menunggu waktu yang tepat untuk berdiskusi langsung dengan Ade.
“Saya tahu situasinya saat itu sedang sensitif. Saya yakin masalah ini dapat diselesaikan baik-baik,” kata Budiman.
Ade menambahkan bahwa dirinya telah menarik laporan yang sebelumnya sempat dibuat terkait insiden tersebut. Ia juga menyatakan tidak lagi menjadi kuasa hukum dalam kasus Umalas yang melibatkan Budiman. Kehadirannya kini murni sebagai rekan yang mendukung penyelesaian permasalahan secara profesional.
Di luar persoalan ini, Budiman masih menghadapi kasus berbeda terkait dua warga negara asing yang diduga merugikan perusahaan miliknya. Ia berharap aparat penegak hukum di Bali dapat memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.
Dengan tercapainya perdamaian, kedua pihak berharap tidak ada lagi pihak lain yang memanfaatkan konflik ini untuk kepentingan tertentu. Mereka juga berharap masyarakat memahami bahwa persoalan ini telah selesai secara baik dan terbuka. (Hero)