Rego Nyowo Tayang 31 Juli 2025: Film Horor Pocong Gantung Karya Rizal Mantovani, Adaptasi Utas Viral “Kosan Berdarah”

0

TabloidSeleberita – Jakarta, 26 Juli 2025 — Film horor terbaru karya Rizal Mantovani, Rego Nyowo, siap meneror penonton di bioskop mulai 31 Juli 2025. Diadaptasi dari utas viral “Kosan Berdarah,” film ini menyuguhkan atmosfer mencekam lewat sosok pocong gantung—entitas horor yang digambarkan menggantung di udara dengan tali yang tak terlihat ujungnya.

Diproduksi oleh Hitmaker Studios, Rego Nyowo menggelar gala premiere perdananya pada Jumat, 25 Juli 2025 di Plaza Indonesia, Jakarta. Film ini tidak hanya membawa cerita baru, tetapi juga pendekatan visual horor yang belum pernah ada di film Indonesia sebelumnya.

Aktris senior Diah Permatasari turut ambil bagian dalam film ini sebagai Mama Cegil. Berbeda dari peran-peran mistis sebelumnya, kali ini ia memerankan manusia nyata yang karismatik namun menyimpan misteri.

“Baru kali ini saya memerankan karakter seperti Cegil. Ternyata intens banget dan beda dari peran-peran horor yang pernah saya mainkan,” ungkap Diah.

Sutradara Rizal Mantovani menegaskan bahwa pendekatan mendalam terhadap karakter menjadi kunci kekuatan Rego Nyowo. “Proses reading dan diskusi panjang kami lakukan agar para pemain benar-benar menyatu dengan perannya,” jelas Rizal.

Menurutnya, tantangan terbesar adalah menghadirkan karakter pocong yang berbeda dari biasanya. “Saya tidak mau buat pocong yang biasa. Pocong gantung ini memberi kesan tidak membumi, menggantung di langit—lebih menyeramkan karena tidak bisa dijangkau,” ujarnya.

Rego Nyowo juga menjadi ajang reuni bagi Ari Irham dan Sandrinna Michelle setelah sebelumnya berduet di film Santet Segoro Pitu. Namun kali ini, keduanya harus membangun konflik emosional, bukan keintiman.

“Karena kami sudah dekat banget, justru lebih sulit menciptakan konflik. Tapi proses reading, main gim bareng, sampai masuk rumah hantu, bantu kami membangun ulang energi baru,” ujar Ari Irham.

Film ini mengambil lokasi syuting di Jakarta, Malang, dan Padalarang. Salah satu tantangan berat adalah pengambilan gambar di kebun pisang saat musim hujan. Rizal menyebut, demi mendapatkan visual sinematik menggunakan drone, tim harus mencari kebun pisang luas yang sulit dijangkau tanpa CGI.

Keaslian cerita juga diperkuat dengan penggunaan bahasa daerah dalam dialog para karakter. Hal ini memberikan kedalaman budaya dan realisme yang lebih kuat. Aktris Zasa Zefanya mengakui penggunaan logat daerah sempat menjadi tantangan, namun justru memperkuat perannya.

“Awalnya takut salah logat, tapi ternyata seru dan bikin karakterku makin meyakinkan,” ujar Zasa.

Dengan kombinasi cerita viral, horor visual yang unik, hingga pendekatan realis dalam akting dan bahasa, Rego Nyowo siap menjadi tontonan horor paling segar di pertengahan 2025. Jangan lewatkan penayangannya mulai 31 Juli 2025 di bioskop seluruh Indonesia.
(Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.