TabloidSeleberita – Jakarta, 26 Oktober 2024 – Adhya Pictures dengan bangga memperkenalkan daftar film terbaru mereka yang akan tayang pada 2024 hingga 2025. Pengumuman ini berlangsung dalam acara Producers Network di Jakarta Film Week 2024, yang bertempat di Mercure Sabang, Jakarta. Melalui deretan film inovatif dan kolaborasi internasional, Adhya Pictures menegaskan komitmennya untuk menghadirkan karya-karya sinematik berkualitas yang memiliki daya tarik global.
Shierly Kosasih, produser Adhya Pictures, menyatakan, “Film-film dalam slate ini mencakup berbagai genre, mulai dari drama olahraga, keluarga, horor, hingga komedi romantis. Kami percaya semua kisah ini merefleksikan visi kami dalam menciptakan cerita-cerita yang relevan dan menginspirasi.”
Berikut beberapa film unggulan yang akan dirilis oleh Adhya Pictures pada 2024-2025:
- Forza
Forza merupakan drama olahraga yang disutradarai oleh Marco Balsamo dan berkolaborasi dengan RIVA Studios dari Amerika Serikat. Film ini menceritakan perjalanan Bima, bocah dari Bali yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional untuk mengubah nasib keluarganya. Film yang akan tayang pada 2025 ini dibintangi oleh Atiqah Hasiholan, Yoriko Angeline, Arie Kriting, serta melibatkan klub sepak bola AC Milan.
- Sampai Jumpa, Selamat Tinggal
Disutradarai oleh Adriyanto Dewo, Sampai Jumpa, Selamat Tinggal adalah drama emosional yang dibintangi Putri Marino, Jerome Kurnia, dan Jourdy Pranata. Film ini berkisah tentang perjalanan Wynn di Korea untuk mencari kekasihnya yang hilang, Dani, dan menemukan rahasia besar yang mengubah hidupnya. Film ini juga menjadi pembuka di Jakarta Film Week 2024.
- Yakin Nikah
Film komedi romantis Yakin Nikah disutradarai oleh Pritagita Arianegara dan diadaptasi dari serial YouTube sukses dengan lebih dari 14,9 juta penonton. Kisah ini mengikuti Niken, yang berada di antara mantan tunangan dan pacar barunya. Dibintangi oleh Enzy Storia dan Maxime Bouttier, film ini akan menyajikan konflik keluarga dan cinta yang penuh tawa.
- Mungkin Kita Perlu Waktu
Film ini menceritakan perjuangan Ombak, seorang anak yang mencoba bangkit setelah kehilangan saudaranya. Disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja, Mungkin Kita Perlu Waktu menampilkan Lukman Sardi sebagai aktor sekaligus produser, serta mengeksplorasi tema trauma, terapi, dan harapan.
- Lala Permaisuri Lucifer
Lala Permaisuri Lucifer, film horor fantasi garapan Ruben Adrian, bercerita tentang Lala yang memperoleh kekuatan supranatural dari Lucifer. Dengan tema keimanan dan kekuatan gelap, film ini menghadirkan pengalaman sinematik yang unik bagi penonton Indonesia.
- The Hole
Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, The Hole adalah film thriller yang berkisah tentang Soegeng, yang menemukan lubang hitam misterius pada setiap korban pembunuhan di Lubang Buaya. Dalam situasi yang penuh ketegangan, Soegeng harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan pembunuh sebelum kerusuhan meluas.
- The Storyteller
The Storyteller adalah film yang mengeksplorasi tema penerimaan diri, perjuangan pribadi, dan harapan. Disutradarai oleh Lukman Sardi, cerita ini berfokus pada Nicho dan interaksinya dengan Keke, seorang anak tuli-bisu, dalam perjalanan mereka menemukan arti kehidupan.
Melalui deretan film ini, Adhya Pictures terus membuktikan dedikasinya dalam menghasilkan karya-karya berkualitas tinggi. Dengan kolaborasi internasional dan cerita yang beragam, Adhya Pictures siap memperkuat posisi industri film Indonesia di panggung dunia.
Hero