Dijanjikan Dengan Jaminan BPKB, Evelyn Dan Dinar Candy Layangkan Somasi.

by -

Tabloidseleberita, – Evelyn Nada Anjani mantan dari Aming yang kini berprofesi sebagai seorang DJ ini layangkan somasi terhadap seorang penyelenggara event Colour Run TM 11 27/10/19. Tidak hanya Evelyn saja Dinar Candy dan Delon pun merasa ditipu oleh sang EO yang berinisial RA ini karena belum dibayar.

Evelyn Nada Anjani diminta untuk mengajak rekannya seperti DJ Dinar Candy, Delon, serta salah satu rekan DJ-nya yang berasal dari Jepang dengan harga paketan / harga khusus.

“Harga kita kalau sendiri-sendiri kan lebih tinggi. Memang kita kasih kebijakan ke mereka kita dipaketin. Nah kebijakan kami itu nggak dihargai sama sekali sama mereka,” ujar Evelyn didampingi Dinar Candy dan kuasa hukumnya Henry Indraguna Senin (04/11/2019).

Evelyn pun mengatakan berdasarkan pertemanan hingga hari H tidak adanya surat kontrak. “Setiap kita minta suratnya selalu menghindar”, tambah Evelyn.

“Awalnya kita tidak izin kan untuk naik flyer sebelum kasih payment. Namun beberapa hari kemudian dia kasih payment yang kecil sekali untuk izin naikin flyer. Karena liat keseriusan mengundang kita ya kami ijinkan”, sambung Evelyn.

“Karena flyer sudah naik maka kita punya tanggung jawab untuk show di depan publik meskipun belum dibayar. Ternyata mereka mengabaikan kepercayaan kita”, imbuhnya lagi.

Dikesempatan yang sama Dinar Candy mengatakan alasannya mau ikut ke event tersebut tanpa DP.

“Karena sama temen ya aku nggak minta DP sama Evelyn. Tapi setelah satu minggu setelah kok belum dibayar. Dinar merasa dirugikan”, papar Dinar.

Evelyn pun menyatakan dirinya sudah curiga terhadap RA karena memberikan BPKB motornya sebagai jaminan.

“Kita sudah curiga saat dia menjaminkan BPKB motornya untuk payment”, cetus Evelyn

“Ini jadi pelajaran bagi saya karena saya terlalu flexible orangnya”, terang Evelyn.

Sementara itu kuasa hukum Evelyn Henry Indraguna menegaskan akan membawa ke jalur hukum.

“Dia berikan jaminan BPKB motor namun janjinya tidak dipenuhi. Per hari ini kami layangkan somasi tertulis 2 x 24 Jam apabila tidak di respon maka hari rabu akan kami laporkan ke Kepolisian Republik Indonesia”, tegas Henry.

“Tolonglah kawan – kawan talent ini jangan dipermainkan. Sebagai EO harusnya punya dana jadi tidak alasan sponsor belum dibayar. Kami lihat acaranya cukup sukses tiket sold out. Pertanyaan kami dikemanakan dana tersebut ?”, pungkas Henry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *