Dianiaya Teman Dekatnya, Pedangdut Velline Chu Lapor Ke Kepolisian.

by -

Tabloidseleberita, – Penyanyi Dangdut dan juga DJ Velline Chu ‘ Ratu Begal’ polisikan teman dekatnya atas dugaan pemukulan yang dialaminya. Dengan di dampingi kuasa hukumnya Leo Situmorang SH, Velline mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (31/10/2019).

“Hari ini saya Leo Situmorang dan team dari kantor hukumnya Naga kami melaporkan tindak pidana penganiayaan seseorang terhadap artis kita. Artis kami ini mengalami luka memar yang dilakukan oleh seseorang oknum, masih oknum yang mengaku dari Kepolisian”, ujar Leo Situmorang SH dihadapan awak media usai membuat laporan.

Di kesempatan yang sama Velline pun menuturkan bahwa dirinya mengenal sang pelaku lewat perkenalan.

“Awalnya beliau menawarkan sebuah job (pekerjaan) kemudian akhirnya menjadi teman dekat”, ucap Velline

“Kurang lebihnya di bulan Oktober kejadian itu terjadi kepada saya dimana saya mendapat perlakuan pemukulan”, tambah Velline.

Velline pun menuturkan dirinya tidak merasa melakukan kesalahan yang besar terhadap pelaku yang membuat pelaku melakukan pemukulan.

“Kesalahan saya tidak fatal karena saya hanya menerima telepon untuk sebuah job”, tutur Velline.

Masih dikesempatan yang sama Velline menceritakan bagaimana perlakuan yang diterima.

“Pertama rambut saya dijambak, saya dibanding ke kasur kemudian dipukul kepala sebelah kiri saya. Kemudian saya ditarik lagi rambut saya. Kejadiannya pukul 11 pagi”, cerita Velline.

“Malamnya kejadian lagi rambut saya ditarik dan dibanting dan saya sempat pingsan. Ketika saya pingsan saya masih dihantam dengan kepalan tangannya. Saya sempat istigfar minta ampun bahkan saya malah diseret ke ruang tamu. Kepala saya dijedotin ke lantai, diinjak 2 kali setelah itu tanpa belas kasihan dan bersalah dia ketawa”, imbuhnya.

Velline pun mengaku sempat merasa dirinya sudah mati akibat pemukulan bertubi – tubi yang diterimanya.

“Saya sempat berpikir saya sudah mati saat itu karena mata saya sudah gelap dan saya tidak bisa mendengar apapun. Sampai sekarang trauma itu masih ada sama saya”, papar Velline

Saya masih ketakutan lihat orang, saya masih ketakutan lihat keramaian”, cetusnya lagi.

“Pasal yang kita laporkan adalah pasal 351. Hari ini kita buat laporan besok kita akan visum. Ini pidana murni ancaman hukumannya diatas 7 tahun”, kata Leo.

Leo pun mengatakan bahwa pelaku melakukan hal tersebut dalam keadaan sadar.

“Menurut korban, pelaku ini melakukan pemukulan dan keadaan sadar. Mungkin hanya faktor kecemburuan karena korban mendapat job dari yang lain”, terang Leo

Velline pun menceritakan selain pemukulan, yang diterima keluarnya pun diancam sang pelaku.

“Semua email saya nmr telpon saya dihack. Saya tidak berani keluar selama seminggu. Keluarga saya juga diancam posisi saya tertekan”, cerita Velline.

“Dari awal dia penyanyang. Awal kenal dia bilang Polisi namun saya tidak pernah melihat dia memakai pakaian seragam”, lanjutnya.

Selain memar Velline pun juga mengatakan babwa telinganya agak berkurang pendengaran dan sering pusing bahkan suka pingsan.

“Kasus ini akan akan tetap kita lanjutkan sampai ke meja hijau, agar tidak ada lagi jatuh korban selanjutnya”, pungkas Leo.

Untuk sementara Velline pun telah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *