Takut Anestesi, Masayu Anastasia Lebih Memilih Treatment Gloskin Ultralift

by -

tabloidseleberita.com, Hari ini, esok dan seterusnya bisa dipastikan selalu saja ada teknologi terbaru dalam dunia kecantikan. Satu lagi terobosan didunia kecantikan yakni Gloskin Ultralift yang bisa dilakukan tanpa bedah atau bahkan tanpa mengunakan metode anestesi sekalipun.

Gloskin Ultralift adalah metode peremajaan dan pembentukan wajah non invasif atau face lifting and sculpting, serta pembentukan dan pengencangan tubuh yakni body contouring and tightening. Namun, saat ini yang baru masuk ke Indonesia adalah untuk kulit wajah dan leher,” jelas dr. Nanang Dipl AAAM. 

Masayu Anastasia bersama Dr. Nanang Masrani, Dipl. AAAM (member American Aesthetic & World Aging Academy Medicine) – Director Gloskin Aesthetic Clinic

Untuk membuktikan kecanggihan teknologi tersebut dr Nanang langsung mempraktekannya ke aktris, Masayu Anastasia di Gloskin aesthetic clinic. Menurut Masayu, hasil dari Gloskin Ultralift tersebut langsung terlihat dalam sekali treatment, yakni wajah lebih kencang, glowing dan tidak menyakitkan.

“karena aku orang yang takut dengan anestesi jadi aku lebih memilih treatmentnya itu yang tidak menyiksa dan tanpa rasa sakit karena tidak disuntik. Setelah treatment aku bisa langsung make up dan beraktivitas. Waktu pertama kali malah aku langsung syuting,” ucap Masayu saat ditemui di Gloskin Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/10).

Bukan cuma supaya terlihat cantik tapi Masayu sendiri punya alasan kuat kenapa dirinya sampai harus melakukan Gloskin Ultralift. Usia yang terus menua menjadikan Ayu menjadi lebih perduli terhadap perawatan kulit diwajahnya.   

“Aku melakukan treatment ini untuk yang kedua kalinya. Senang sekali, ini pertama kali di Indonesia dan satu-satunya di dunia. Treatment ini menjadikan kulit wajahku kencang dan bercahaya dalam waktu singkat,” ungkap ibu satu anak ini.

Wajah Masayu Anastasia terlihat lebih Glowing usai melakukan treatment Gloskin Ultralift

Anakku itu kalau misalnya lagi lihat aku maskeran atau lagi ngaca dirumah dia langsung suruh aku ke salon. “ibu sudah banyak jerawatnya ke salon sana biar cantik lagi” makanya kenapa anakku itu juga paling bawel untuk urusan kecantikan walaupun masih kecil dan belum mengerti banyak soal kecantikan dia tidak mau melihat ibunya terlihat tidak cantik, apalagi kalau datang ke sekolahnya aku itu dipaksa harus tampil cantik dan sempurna,” sambung Ayu.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Nanang Masrani, Dipl AAAM yang juga merupakan member American Aesthetic & World Aging Academy Medicine menjelaskan kenapa ketika usia yang sudah menua dan sudah memasuki “kepala tiga” itu perlu dilakukan perawatan. Menurutnya seiring pertambahan usia, setiap orang akan mengalami tanda penuaan pada kulit seperti kerutan dan kulit kendur.

Di sisi lain, saat usia sudah di atas 25 tahun, kemampuan produksi kolagen akan mengalami penurunan sebesar 1,25 hingga 1,5 persen. Padahal, kolagen sangat berperan penting untuk mempertahankan kualitas kulit sebab Kolagen merupakan jaringan ikat pada kulit yang berfungsi untuk menjadikan kulit menjadi kencang. Oleh karenanya diperlukan peremajaan kulit dengan menggunakan teknologi Gloskin Ultralift.  dr Nanang juga menjelaskan bahwa teknologi Gloskin Ultralift merupakan perawatan khusus asal Eropa, yang didatangkan secara khusus dari Jerman dan masih satu-satunya di Indonesia.

Masayu Anastasia dan dr Nanang Masrani, usai melakukan treatment Gloskin Ultralift

Gloskin Ultralift menggunakan teknologi asal Jerman generasi terbaru yang menggunakan metode TFT (Thermal Diffussion Technology) yaitu Gloskin Ultrasound. TDT ini adalah energi panas advanced ultrasound yang bekerja secara intense dan fokus menjangkau lapisan terdalam di bawah kulit secara efektif,” sebut dr Nanang.

Lebih lanjut dr Nanang juga menjelaskan bahwa manfaat TDT adalah menstimulasi produktivitas kolagen dan meremajakan kulit 10 kali lebih efektif. Teknologi TDF dapat dikerjakan pada seluruh bagian wajah, bahkan di area yang sulit dijangkau.

Gloskin ultralift sendiri dikerjakan dengan menempelkan Gloskin ultrasound ke kulit yang bermasalah, mulai dari kerutan di dahi, eyebrow, kerutan di sudut mata, di antara dua alis, kantung mata, nasolabial fold, pipi, bagian atas bibir, garis senyum, memperbaiki skin tone, double chin dan leher.

Masayu Anastasia bersama Dr Nanang Masrani, Dipl. AAAM (member American Aesthetic & World Aging Academy Medicine) – Director Gloskin Aesthetic Clinic

“Sekali treatment hasilnya langsung terlihat dan hasilnya dianggap terbaik setelah dua bulan pengerjaan. Setelah dua bulan treatment dapat diulang. Untuk hasil bagus sebaiknya treatment dikerjakan selama tiga kali. Setelah itu, hasil bisa bertahan 1-1,5 tahun. Hasilnya sangat alami, tidak mengubah bentuk wajah seseorang,” terang dr. Nanang.

Sementara biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa melakukan treatment Gloskin ultralift sendiri, berada dikisaran 5-10 juta, disesuaikan dengan bagian wajah si pasiennya sendiri yang hendak di treatment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *