Cara Rian D’masiv Manivestasikan Semangat ‘Jangan Menyerah’ Pada Sesama

by -

tabloidseleberita.com, Vokalis dari band D’masiv Rian Ekky Pradipta baru saja menggagas sebuah gerakan filantropi bertajuk ‘Jangan Menyerah’. Menurutnya ide dasarnya tersebut sudah muncul sejak 9 tahun yang lalu. Sebuah gerakan dan ajakan untuk bersama membantu mereka, yang dalam keterbatasan tetapi tetap mempunyai semangat ‘Jangan Menyerah’.

Dalam gerakan ‘Jangan Menyerah’ tersebut Rian didukung oleh Ust Hedy Irawan Saleh, Mael Lee, Andika Mahesa, Naga ‘Lyla’, Mr D, Yudha Apriliano, Silvia Anggraini, Yan Saditya, Raden Rauf, Banun, Kiki Futuvidgram, Tarmizi As Shidiq, KH Ahmad Jameel dan H Nawar Sani.

Dalam gerakannya untuk menebar manfaat bertajuk ‘Jangan Menyerah’ Rian turut menggandeng PPPA Daarul Qur’an.

Rian mengaku merasa nyaman untuk bergerak bersama Daarul Qur’an karena memiliki kesamaan visi dengannya.

“Saya merasa nyaman dan aman bisa satu visi dengan keluarga Daarul Qur’an, karena mereka sudah punya sistem yang kuat. Sudah punya izin juga dari Kementerian Agama dan Departemen Sosial untuk bisa melakukan kegiatan penghimpunan donasi. Jadi tidak berpikir panjang lagi, karena kami mempunyai visi yang sama,” jelasnya.

Rian menyebutkan ketika dirinya berkarya membuat lagu ‘Jangan Menyerah’ yang ternyata bisa membawa pengaruh (impact) positif buat banyak orang di sekitarnya, hal tersebut baginya merupakan sebuah apresiasi yang luar biasa melebihi apapun.

“Ketika kita berkarya, bagaimana karya itu bisa bermanfaat buat orang lain. ‘Jangan Menyerah’ itu lagu yang ternyata punya dampak buat banyak orang di sekitar kita. Jadi sekarang bukan cuma lewat lagu tetapi kita mau gerakan yang lebih real dengan langsung turun memberikan bantuan sehingga bisa termanivestasikan dengan baik. Semuanya bisa merasakan manfaatnya,” kata Rian saat ditemui usai acara ‘Meet and Greet ‘Jangan Menyerah’, di Wisma Mandiri 1, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2019).

Bagi Rian, ‘Jangan Menyerah’ merupakan pengingat bagi diri sendiri tanpa bermaksud untuk menggurui orang lain.

“Justru itu (Jangan Menyerah) adalah lagu penyemangat saya ketika saya sedang down dan banyak masalah. Alhamdulillah apa yang saya pikirkan sejak lama, saya ingin punya gerakan, ingin punya wadah yang bisa bermanfaat untuk orang lain, untuk lingkungan, dan untuk alam semesta,” sambung Rian.

Rian pun menjadikan bidang kesehatan sebagai salah satu fokus aksi ‘Jangan Menyerah’, seperti membantu para pengidap kanker dari kalangan musisi, olahragawan serta orang-orang yang telah berjasa untuk negeri.

Sebagai langkah awal dari konkretnya gerakan ‘Jangan Menyerah’ melalui donasi yang sudah terkumpul Rian menyalurkan bantuan tersebut seperti ke sosok legenda Persija, Sofyan Hadi (68) yang sedang berjuang melawan kanker stadium 4. Naniel, pencipta lagu ‘Bento’. Restu seorang anak pengidap kanker tulang (osteosarkoma), dan juga menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terkena infeksi saluran pernapasa (ISPA) akibat kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan.

“Intinya kita membantu orang-orang yang berkontribusi besar untuk Indonesia. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti akan lebih luas lagi. Di kemudian hari mungkin bisa ikut membantu korban bencana alam,” kata Rian.

Sementara itu, Founder ‘Jangan Menyerah’ Tarmizi As-Shidiq mengajak masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan ini.

“Virus-virus kebaikan ini harus disebarkan ke masyarakat. Jika masyarakat menyambut baik, maka kebaikan ini akan kembali ke kita. Kalau ini menjadi amal jariyah, maka ini baik buat kita, baik buat budaya kita, dan ini akan menjadi amal saleh bagi kita semua,” paparnya.

Tarmizi juga sangat berharap platform janganmenyerah.id menjadi keberkahan untuk Indonesia. Khususnya, bagi seluruh pihak yang telah mendukung gerakan sosial ini.

“Semoga menjadi amal soleh kita semua hingga yaumil kiamah. Semakin banyak yang kita bantu dan yang membantu mudah-mudahan janganmenyerah.id
menjadi inspirasi untuk kita semua,” sebut Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an itu.

“kita punya visi dan konsen supaya anaka anak Indonesia ounya kepekaan terhadap sesama. Lewat ‘Jangan Menyerah’ ini kita bersama membangun generasi bangsa yang sehat secara jasmani dan rohani juga berakhlak,” timpal Ust Hedy Irswan Saleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *