Kembalinya Anak Iblis, Film Adventure Horor Dengan Suara Menggelegar

by -

Setelah menunggu waktu cukup lama akhirnya film ‘Kembalinya Anak Iblis’ akan hadir di bioskop terdekat anda mulai 5 September 2019. Film produksi RA Pictures ini merupakan sekuel film ’13 The Haunted’ yang mengisahkan teror arwah di sebuah resor mewah. Buat anda yang belum menonton film sebelumnya tidak perlu khawatir karena di awal film kembali ditayangan cuplikan yang sebelumnya seperti yang diungkapkan oleh Andreas dari RA Pictures.

“Waktu itu kita sempat diskusi sama mas Rudi, mungkin ditambahin awalan yang menjelaskan apa sih yang terjadi sebelumnya setelah itu mulai terbawa ke cerita filmnya,” ujar Andreas usai priview film ‘Kembalinya Anak Iblis’ di Grand Indonesia, Jakarta Rabu (03/09/2019).

Rudi Sudjarwo, Raffi Achmad dan para pemain film Kembalinya Anak Iblis

“Yang paling menarik di film ini adalah emosi yang ditampilkan oleh para pemain termasuk ada love storynya juga,” tambah Andreas.

film yang disutradari oleh Rudi Sujarwo dan dibintangi oleh  Al Ghazali, Endy Arfian, Valerie Thomas, Mikha Tambayong, Achmad Megantara, Marsha Aruan hingga Atta Halilintar ini bercerita tentang sekelompok anak muda, yang selamat dari teror di pulau mengerikan. Bermula dari tokoh Rama, Farel, Quincy, Celsi dan Garin, yang ternyata belum bisa sembuh dari trauma yang pernah dialami mereka. Cerita dimulai di Pulau Ayunan tempat mereka berlibur benar-benar mengerikan.

Tak hanya itu, kematian Fira dan Hana pun seperti utang yang belum dibayar. Ada rasa penyesalan yang begitu sesak, sampai-sampai Rama, Farel, Quincy, Celsi dan Garin berniat kembali ke pulau Ayunan. Mencoba memecahkan misteri yang mereka alami.

Berbalut luka lama, keduanya berusaha mencari tahu kembali tentang Gapuro Tentrem. Sebuah tempat yang hampir saja merengut nyawa mereka. Kini, semua anak-anak muda ini sudah berbekal kitab kuno yang berjudul ’13 Cara Menutup Gapuro Tentrem’.

Perjalanan harus dilakukan, sampai pada faktanya, anak-anak muda ini kembali menemukan hal-hal yang mengerikan. Sebuah takdir tentang anak kecil yang kemudian dibantai Ayahnya dengan keji. Selain harus menemukan cara untuk menutup Gapuro Tentrem, anak-anak muda ini harus berhadapan lagi dengan misteri baru.

“Apa yang saya buat dalam film sebenarnya merupakan refleksi keseharian dunia yang saya kenali,” tutur Rudi di kesempatan yang sama.

Meskipun sebagai seorang sutradara kawakan Rudi Sudjarwo tak sungkan mengatakan dirinya belajar dari para pemain muda di film ini.

“Saya belajar banyak dari mereka, Saya mendapat pengalaman luar biasa kerjasama dengan bakat muda ini. Saya menikmati prosesnya bekerja sama dengan mereka,” pungkas Rudi.

Sebagai film yang bergenre horor adventure seperti yang diakui Andreas film ini alurnya sangat cepat dan tentunya banyak diisi adegan kejar – kejaran. Selain itu juga didukung backsound yang sangat menggelegar seperti sudah keharusan sebuah film horor seperti itu. Namun sayang suara menggelegar tersebut bisa membuat telinga anda cukup terganggu atau memekakkan telinga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *