Tiga Kali Terlibat Narkoba, Rio Reifan Sesali Perbuatannya

by -

Tabloidseleberita, – Rio Reifan, Artis muda yang wajahnya sering menghiasi layar kaca Televisi, kembali tertangkap atas kasus narkoba untuk yang ketiga kalinya, Rio berhasil tertangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di kawasan Pondok Gede Bekasi Jawa Barat pada 13 Agustus 2019.

Kasubdit Satu Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvin Simanjuntak mengatakan penangkapan terhadap Rio berawal dari adanya informasi masyarakat, dimana diketahui adanya sebuah lokasi di kawasan Pondok Gede yang menjadi tempat sering terjadi transaksi narkoba.

Pada saat penelusuran, Jean menjelaskan pihaknya mendapati info rumah salah satu pelaku transaksi narkoba yang sering beraksi di sekitar lokasi yang di curigai.

“Kami kemudian geledah rumah yang di curigai, kemudian kami dapati pelaku RR (Rio Reifan) ini,”ujar Jean saat rilis kasus narkoba di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/8/2019).

Polisi yang melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang belakangan di ketahui rumah Artis Rio Reifan tersebut mendapati barang bukti beberapa alat hisap narkoba jenis sabu yabg berbahan kaca.

“Kita juga dapati pelaku RR, yang di ketahui berdasarkan pemeriksaan, dirinya baru saja usai mengkonsumsi sabunya,”ujar Jean.

Selalin amankan alat hisap dan menangkap Rio, Jean mengatakan pihaknya berhasil amankan sisa sabu bekas pakai Rio, yakni sabu seberat 0,0129 gram.

“Ada sisa sabu bekas pakai dia (Rio) yang kebetulan berhasil kami temukan dan kami amankan,”ungkapnya.

Polisi membawa Rio dan barang bukti lainnya ke Mapolda Metro Jaya, polisi mengetes urine Rio dan hasilnya positif menggunakan zat metaphetamine atau sabu.

Berdasarkan data polisi, Jean mengatakan Rio Reifan sudah sering berurusan dengan polisi atas kasus narkoba, hingga kini terhitung sidah tiga kali Rio tertangkap.

“Pemeriksan kami, tersangka RR ini sudah mengkonsumsi sabu sejak tahun 2009, pernah tertangkap dua kali atas kasus narkoba yang sama pada tahun 2015 dan 2017, dan kini tertangkap untuk yang ketiga kalinya pada tahun 2019,”terang Jean.

Selain data tersebut Jean mengatakan usai Rio tertangkap pada tahun 2017, dan berhasil di bebaskan, ternyata dia bulan kemudian Rio kembali mengkonsumsi narkoba.

Dalam kasus terakhirnya, Rio di ketahui membeli narkoba sebanyak setengah gram dengan harga Rp.350 ribu, dimana dalam kasus ini sang pengecer narkoba yang menjual sabu ke Rio masih di buru polisi.

Dalam kasus ini ada DPO yang mana pelaku tersebut berinisial B yang di ketahui sebagai penngecer yang memberikan sabu ke pelaku RR ini.

Hingga saat RR masih dilakukan pemeriksan di Mapolda Metro Jaya, dan polisi masih memburu pelaku B, atas perbuatannya Rio kembali ke dalam jeruji dan dikenakan pasal 114 KUHP tentang penyalahgunaan zat terlarang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *