Lewat Lagu “Adu Rayu” Tulus Ungkapkan Kekagumannya Pada Glenn Fredly dan Yovie Widianto

by -

tabloidseleberita.com, Dalam gelaran konser yang bertajuk “Intimate Night with Tulus” yang digelar di Kota Casablanka, Jakarta Selatan, Selasa (30/7) malam, Tulus mengisahkan kekagumannya terhadap dua musikus sekaligus pencipta lagu-lagu bertemakan cinta paling hits ditanah air, yakni Glenn Fredly dan Yovie Widianto.

Menurut pemilik album “Gajah” tersebut, dirinya sudah menyukai dunia tarik suara sejak kecil dan semenjak itu pula Tulus mengaku begitu mengidolakan Glenn Fredly dan Yovie Widianto. Dia mengaku tidak pernah terbayang dalam benaknya bisa nyanyi (duet) bareng Glenn Fredly dan Yovie Widianto.

“Saya dari Bukit Tinggi, dari kecil saya suka menyanyi. Salah satu lagu yang paling sering saya nyanyikan adalah lagu Yovie Widianto dan Glenn Fredly. Jujur saya sendiri nggak pernah kebayang kalau pada akhirnya saya bisa kerja (nyanyi) bareng dengan idola saya. Sayangnya karena kesibukan mereka yang padat jadi malam ini keduanya berhalangan hadir,” kisah Tulus di hadapan ribuan penonton di The Hall, Kota Casablanka, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, Tulus memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan dua idolanya tersebut lewat lagu “Adu Rayu”

“Di lagu ini secara keseluruhan, terasa seperti mimpi. Bermimpi pun saya tidak berani untuk duet sama idola saya,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkan Tulus, lagu “Adu Rayu” seharusnya dinyanyikan Tulus bareng Yovie Widianto dan Glenn Fredly di atas panggung konser “Intimate Night With Tulus”. Namun berhubung keduanya berhalangan hadir, jadilah Tulus meminta penonton untuk menjadi teman duetnya di lagu tersebut.

“Karena malam ini Kak Glenn tidak datang, boleh ya teman-teman duet bareng saya,” ajak Tulus.

Sepanjang konsernya Tulus membawakan sekira belasan lagu seperti Langit abu abu, Ruang Sendiri, Monokrom, Tukar Jiwa, Labirin, Jangan Cintai, Sepatu, Adu rayu, 1000 Tahun, Sewindu, Lagu Untuk Matahari, Manusia Kuat, dan terakhir ditutup dengan lagu Cahaya.

Kendati tak banyak improvisasi dari segi musik, Tulus tetap mampu menguasai panggungnya. Tulus juga sukses menghidupkan suasana dengan melibatkan penonton dalam setiap lagunya.

Misalnya dalam lagu “Jangan Cintai Aku Apa Adanya” dan “Sepatu” Tulus mengajak penonton “berkolaborasi”. menyanyi bersahutan dengannya.

Sementara, di lagu “Sewindu” Tulus meminta penonton menyalakan lampu flash ponsel bersama dengan alunan musik yang sedikit diperlambat.

Tulus juga bisa membuat penonton lebih memahami dirinya sebagai penyanyi dan pencipta lagu selama delapan tahun belakangan ini. Dia juga menceritakan perjalanan kariernya dan proses penciptaan lagu-lagunya.

Di akhir penampilan, penyanyi berusia 31 tahun ini menyampaikan terimakasihnya pada penonton yang setia mendampinginya selama berkarir di industri musik tanah air.

“Dari hati yang paling terdalam saya berterimakasih atas apresiasi dari hari pertama (berkarir) dan mungkin yang baru mendengarkan lagunya malam ini,” tutup Tulus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *