Okie Agustina Angkat Bicara Usai Jalani Pemeriksaan 8 Jam Di Polres Jakarta Pusat

by -

 Okie Agustina mantan istri Pasha Ungu didampingi Gunawan suaminya dan kuasa hukumnya Gus Bejo ini datangi Polres Jakarta Pusat Kemayoran, Selasa (09/07/2019). Kedatangan Okie terkait laporan dari pihak Travel Umroh.

“Hari ini kita dipanggil sama Polres Jakarta Pusat sebagai terlapor. Jadi pelaporan kita yang kemarin tgl 1 maret itu ternyata dilaporkan balik sama pihak travel. Jadi hari ini kita dipanggil untuk klarifikasi,” ujar Okie usai diperiksa selama 8 jam ini.

Okie Agustina, Gunawan, Gus Bejo usai pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat

“Kurang lebih sekitar 8 pertanyaan. Yang penting sekitar 8 pertanyaan,” tambah Gus Bejo di kesempatan yang sama.

Seperti yang di ketahui sebelumnya pemanggilan Okie hari ini terkait pelaporan Okie terhadap travel umroh yang mengakibatkan kerugian di pihak Okie hingga puluhan juta.

“Terkait dengan laporan, saya selaku kuasa hukum mas Gunawan mba Okie Agustina, memang saya mendapatkan kuasa untuk melaporkan atas dugaan tindak penipuan dan atau penggelapan. Saya melaporkan atas dasar kuasa tersebut pada tanggal kalau nggak salah tanggal 12 Februari, kemudian mas Gun mba Okie diperiksa sebagai saksi pelapor yaitu pada tgl 1 maret lalu. Kemarin menurut keterangan penyidik sudah dilakukan gelar perkara. Kemudian ada petunjuk untuk melakukan pemeriksaan ulang atau pemeriksaan tambahan. Disini penyidik membutuhkan keterangan bahwa penyidik harus meminta informasi karena pihak travel ini mengatakan bahwa travel ini nginduk ke salah satu travel. Kebetulan pada saat ini pihak travel tersebut yang bersangkutan lagi ibadah haji. Mugkin setelah haji akan diperiksa kemudian hasilnya akan kita terima SP2P dari pihak penyidik. Nanti kita kabari,” terang Gus Bejo.

“Terkait dengan hari ini kita dipanggil oleh pihak krimsus Jakpus itu klarifikasi terkait dengan wawancara kita di media pd tgl 1 maret 2019. Namun yang kita bikin bingung laporan pelapor ini  itu dilaporkan di Polda Metro pada tanggal 16 Februari. Jadi dia laporan dulu, mungkin alat buktinya menyusul gitu kan,” kata Gus Bejo.

Gus Bejo pun membeberkan klarifikasi yang dilakukan Okie hari ini.

“Dari beberapa hal yang di klarifikasi tadi saya menyimak, ada beberapa  pertanyaan yang sangat penting diantaranya adalah halnya di konfrontir terkait dengan permasalahan – permasalah yang menurut pelapor tidak terjadi. Contohnya seperti korban ada diluar kota. Fakta yang kita alami itu memang korbannya ada di Jepara, jadi tidak ada di jakarta. Korbannya ada dua orang,” beber Gus Bejo.

“Kemudian ada satu lagi terkait dengan kerjasama. Kerjasama endorse. Jadi dia mempersalahkan bahwa endorse mas Gun itu tidak benar dengan pihak travel. Tapi kita memiliki bukti bahwa kita ada kerjasama terkait pemasaran atau endorse untuk menarik jamaah umroh pada pihak travel tersebut,” imbuhnya.

“Kalo langkahnya kita cukup percaya dengan pihak penyidik. Kita harapannya cuma butuh kepastian dan keadilan. Karena ini menyangkut kerugian materiil. Secara fakta memang kita memiliki bukti mengeluarkan dan uang itu prestasinya tidak diselesaikan. Harapannya kita cuma dikembalikin. Tapi kalau memang mau dilanjut dengan jalur hukum ya kita liat nanti,” pungkas Gus Bejo terkait langkah selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *