The Sulthan Gambus Bukan Saingan Sabyan Gambus

by -

tabloidseleberita.com, Setelah membentuk The Sulthan Gambus pada 27 April 2019 kemarin, disela kesibukannya berdakwah di bulan Ramadan ini, Ustaz Soleh Mahmoed atau yang biasa dikenal dengan Ustaz Solmed seolah diburu waktu untuk segera merilis single perdana dari The Sulthan Gambus. Ya, tepat sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, single bertajuk Kembali Fitri akhirnya dirilis ke publik di kediamannya dikawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (28/5).

Apa yang dilakukan Ustaz Solmed membentuk grup ini adalah karena dirinya ingin melakukan syiar dalam balutan syair religius. Terlebih ketika masa Ramadan dan Lebaran nanti. Lagu berjudul Kembali Fitri ini memang sengaja disiapkan untuk menyambut Lebaran.

“Kami ingin menyampaikan syiar lewat syair. Ini momentumnya pas banget yakni menyambut Idul Fitri. Semoga menjadi kesan tersendiri bagi umat Islam yang merayakannya. Lagu ini berkisah tentang bagaimana seseorang dalam menjalani kehidupan tentunya pasti ada salah dan lupa selama setahun. Makanya Idul Fitri waktu yang tepat untuk saling bermaaf-maafanan. Kira-kira semangatnya seperti itu,” sebut Ustaz Solmed.

Adalah Didin (Keyboardis), Azis (Drumer), Lia (Vokalis), Dedi (Biola), Gunawan (Gitaris), sekelompok anak muda yang pada akhirnya dibentuk oleh Ustaz Solmed pada 27 April 2019 kemarin menjadi sebuah grup bernama The Sulthan Gambus yang mengusung genre gambus melayu (religi).

Sebelumnya, ustadz Solmed mengaku sempat mendapat kendala ketika mencari personel yang cocok untuk grup musiknya tersebut, terutama mengenai vokalisnya. Sempat ingin menyerah, lalu ustaz Solmed akhirnya mendapatkannya.

Vokalis pertama, ia temukan ketika menyampaikan ceramahnya di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA). Ya, disitu ia merekrut seorang perempuan bernama Dalillah yang merupakan jebolan The Voice Indonesia.

“Dalillah ini ternyata jebolan audisi The Voice, wah saya bilang boleh juga nih. Akhirnya saya keep, Alhamdulillah Dalillah mau menemani The Sulthan Gambus,”  cerita Ustaz Solmed di Kediamannya di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (28/5).

Setelah merekrut Dalillah, kemudian Ustaz Solmed bersama personel lainnya mencari vokalis yang bisa menyanyikan lagu-lagu salawat. Tepat pada 27 April 2019 lalu, ia pun mendapatkannya lewat rekomendasi dari Abdul Aziz.

“Kemudian saya bilang, kita perlu satu lagi (vokalis) yang spesial  untuk sholawat yang langgamnya langgam Arab atau Timur Tengah. Akhirnya di tanggal 26 April, saat itu saudara Didin, Aziz, Gunawan, datang ke rumah mau main aja. Kita ngobrol, akhirnya Aziz nawarin ‘kayaknya saya punya teman deh’ namanya Lia,” kisahnya.

“Lia ini lulusan 10 besar D’Academi Indosiar. Setelah sholat Jum’at pengen dengar suaranya dan ternyata suaranya memang bagus, maka terbentuklah The Sulthan Gambus ini,” sambungnya.

Memiliki vokalis perempuan, Ustaz Solmed mengaku bahwa grup gambus bentukannya itu tak ada niatan untuk bersaing dengan Sabyan Gambus. Justru dirinya berharap akan semakin banyak grup dengan musik dan lirik religi yang bermunculan.

“Lahir Sabyan, kemudian The Sulthan semoga menjadi semangat bagi yang lainnya untuk berkarya atau minimal me-recycle lagu dahulu seperti Bimbo atau Nasida Ria. kita dengan Sabyan bukan saingan atau bagaimana tetapi lebih kepada pengen menjadi motivasi bagi yang lain karena musik religi sudah mulai surut,” tegas Ustaz Solmed.

Lewat lagu-lagu religi yang dibawakan dalam grup musiknya tersebut, ustaz Solmed berharap bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri ke sang kuasa. Bukan untuk sementara, tapi untuk selama-lamanya.

“Saya harap dengan membawakan lagu religi, bisa ingat pada Allah, sholawat nabi dengan syair dan syi’ar, serta menjadi tempat untuk berhijrah. Hijrah bukan sesaat tapi hijrah sampai meninggal,” harapnya.

Ustaz Solmed mengatakan bahwa ide membuat lagu muncul begitu saja. Dia ingin The Sulthan Gambus mempunyai karya orisinil yang dibawakan di setiap panggung.

“Dorongan The Sulthan Gambus yang buat saya semangat untuk bikin lagu. Harus punya lagu mereka,” kata Ustaz Solmed.

Ini merupakan pengalaman pertama suami April Jasmine itu menciptakan sebuah lagu. Menurutnya, keinginan membuat lagu muncul setelah mendapat motivasi dari penyanyi kenamaan Tompi.

“Waktu itu saya kedatangan dr Tompi. Mereka coba di-coach, kelebihan dan kekurangan di mana, lalu mereka cocoknya di musik apa. Waktu itu dr. Tompi bilang, kalau musisi harus punya lagu. Musisi bukan musisi kalau gak punya karya. Itu kata beliau. Kalau gak bisa berkarya sendiri, seperti penyanyi kafe. Makanya jadi semangat buat kami. Saya juga jadi termotivasi buat lagu, untuk saya berikan pada The Sulthan Gambus,”kisah Ustaz Solmed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *