700 Guru Hadiri Seminar Hypnoteaching ‘Menggali Passion & Talent Anak Sejak Dini’.

by -

Bertempat di Auditorium Pegadaian Langen Palikrama sejumlah guru dari 400 an sekolah menghadiri seminar Hypnoteaching yang diadakan oleh Goldena Inti Dinamika Rabu 1 Mei 2019 dengan pembicara Frans Lepong, C.NLP. CM.NLP, C.NLC atau yang akrab dipanggil Frans. Seminar ini bukan kali pertamanya bagi Frans yang mendalami Hypnoteaching.

Frans Lepong

“Kalau di dunia pelatihan ini merupakan tahun ke delapan belas bagi saya. Khusus Hypnoteaching yang saya pegang baru 5 tahun terakhir. Seminar dengan Hypnoteaching itu bagaimana membawa mereka memgikuti apa yang saya mau tanpa mereka merasa terbeban, sakit hati dan lain – lain. Karena mereka bilang saat saya yang maju mereka yang tadinya ngantuk jadi melek”, ujar Frans disela – sela seminar.

“Hari ini ada 400 an sekolah sekitar 700-an guru. Mereka nggak akan bosan karena materinya terus berkembang. Ternyata mereka (guru) banyak keluhan tentang murid – muridnya dan cari tahu solusinya. Kalau guru tidak dibekali dengan pengetahuan begini sama aja menempatkan guru di tempat masalah. Respond yang paling banyak kita mengangkat tema ini ya guru”, tambah Frans.

Di kesempatan yang sama Frans pun memaparkan apa itu sebenarnya Hypnoteaching. “Hypnoteaching mengajar dengan mengaktifkan bawah sadar. Hypnoteaching berbicara bagaimana orang tua dan guru menggali potensi bawah sadar anak dan anak didik serta dapat membantu melepaskan gangguan – gangguan bawah sadar yang mungkin ada sebelumnya. Mungkin pernah dimarahi orang tua, nggak naik kelas macam – macam ya. Dengan hypnoteaching dapat membantu mereka lepas dari kendala – kendala itu”, papar Frans.

“Hypnoteaching tidak hanya dalam seminar tapi dalam interaksi dengan murid interaksi dengan guru, polanya seperti itu jadi membuat anak menjadi lebih rajin carannya bagaimana. Jadi saling aktif murid dengan guru”, imbuhnya lagi.

Tidak hanya Frans yang hadir sebagai pembicara dalam seminar, Pianis ternama Indonesia yang sudah mendunia Ananda Sukarlan hadir juga sebagai pembicara tamu yang berbagi pengalamannya.

Ananda Sukarlan dan Frans Lepong

“Beliau salah satu anak dengan kebutuhan khusus tetapi dengan perhatian yang baik, teladan yang baik dari orang tuanya ya beliau (Ananda Sukarlan) menjadi bagus. Bahkan sangat ahli dalam bermain musik”, terang Frans tentang kehadiran Ananda Sukarlan.

Tidak hanya menguasai teori Hypnoteaching, Frans juga menceritakan pengalamannya yang pernah menangani anak kebutuhan khusus.

“Saya pernah menangani anak yang mempunyai kebutuhan khusus, emosional dan lain – lain. Tapi dalam waktu yang cukup singkat, ketemu dua kali anak itu sudah kalem, sudah bisa hargai orang lain, hargai dirinya sendiri. Segala sesuatu yang baik kalau kita gunakan dengan baik pasti akan baik”, cerita Frans yang juga Direktur Utama Goldena Inti Dinamika.

Sementara itu Ananda Sukarlan memberikan pesan yang cukup mendalam bagi para orang tua yang mempunyai anak seperti dirinya.

“Kalau punya anak yang agak aneh atau rada bego, karena saya juga bego segala hal yang bersifat motorik jangan langsung bilang oh anak ini IQ nya rendah karena IQ saya tidak rendah atau Bill Gates jadi dibawa ke psikolog untuk dilihat sebenarnya kenapa. Tuhan itu kalau memberi kekurangan atau mengambil sesuatu, pasti akan memberi sesuatu yang lebih. Jangan langsung bilang oh anak ini tidak bisa apa – apa. Saya diajari kakak saya dalam beberapa hari saya bisa lebih dari pada kakak saya”, tegas Ananda.

“Harapan saya banyak pihak yang menyadarii bahwa Indonesia harus dibangun lebih baik, Indonesia jadi negara yang lebih besar dan Indonesia nggak harus di pure – purain jujur aja apa adanya. Silent tapi berbuat sesuatu untuk bangsa itu prinsip saya”, pungkas Frans.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *