Baim Wong dan Lucky Perdana Ditagih Komitmen Fee Soal Caleg

by -

tabloidseleberita.com, Baim Wong digugat oleh PT MMI/QQ Production selaku manajemen artis yang menjembatani Baim Wong untuk menjadi calon legislatif (Caleg). Baim disebut melakukan wan prestasi. Astrid selaku pimpinan dari QQ Production, menyebutkan kalau Baim melanggar kesepakatan dengan membatalkan diri maju sebagai caleg dari sebuah partai politik. Padahal, menurut Astrid, Baim diketahui sudah menerima dana sebesar Rp 5 miliar dari partai politik bersangkutan. Walaupun pada akhirnya Baim Wong mengundurkan diri menjadi caleg, tetapi pada kenyataannya Baim juga terlibat menjadi ikon dari partai bersangkutan.

“Dia (Baim Wong) nggak jadi bergabung, dia membohongi kami. Tapi fotonya terpampang di sosial media. Benar dia tidak caleg, dia mengundurkan diri, tapi dia ikon,” sebut Astrid ketika ditemui di Plaza Festival Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Seperti diketahui sejak 2013, QQ Production mengajak sejumlah artis untuk menjadi anggota legislatif. Salah satu artis rekrutan QQ Production yang sukses melenggang ke Senayan adalah Krisna Mukti. Pada 2018, Astrid sebagai pimpinan dari QQ Production kembali menawari sejumlah artis untuk maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Mereka di antaranya : Baim Wong, Nikita Willy, Tasya Kamila, Lucky Perdana dan lainnya. tetapi memang hanya Lucky yang terus maju sebagai caleg.

“Kami bertemu (dengan Baim Wong) pertama kali di Plaza Indonesia, waktu itu sekitaran bulan Mei 2018. Di situlah terjadi komitmen, ‘oke Baim sekian-sekian’. Besok paginya Baim langsung ketemu (bypass) dengan orang partai bersangkutan memberikan dana ke Baim. Dua tiga hari saya tanya, ‘Baim bagaimana hasilnya?’ Akhirnya dia bilang ‘mereka senang akhirnya saya masuk dan bergabung’,” kisah Astrid yang didampingi pengacaranya, Didit Wijayanto Wijaya.

Anehnya, setelah namanya diumumkan di media sosial, Baim Wong malah mengundurkan diri. Suami dari Paula Verhouven itu mundur menjadi caleg dari sebuah partai.

“Dia (Baim Wong) nggak jadi bergabung, dia membohongi kami. Tapi fotonya terpampang di sosial media. Benar dia tidak caleg, dia mengundurkan diri tapi dia ikon. Kita memang tidak ada perjanjian hitam di atas putih. i trust you, you trust me,” kata Astrid.

Menurut Astrid, perjanjian dengan Baim Wong memang hanya sebatas lisan, tidak ada kontrak hitam di atas putih. Dari pengalamannya tersebut, Astrid mengaku kasus seperti Baim Wong sering terjadi. Setelah menerima uang, si artis kabur.

Hingga kini Astrid mengaku masih menunggu ada itikad baik dari Baim Wong. Kini, Astrid didampingi pengacaranya menagih Baim untuk membayar Rp 500 juta. Duit itu merupakan 10 persen dari Rp 5 miliar yang dijanjikan Baim. Mereka sebelumnya sudah sepakat soal jumlah itu karena QQ Production bertugas sebagai pihak yang melobi partai tersebut.

“Memang kita ada perjanjian 20 persen, tapi dia (Baim) minta 10 persen. Tapi saya bilang itu soal gampang. Setelah itu dia terima (duit Rp 5 miliar), tapi tidak ada kabarnya,” ungkap Astrid.

Untuk sementara, pihak Astrid melayangkan somasi kepada Baim untuk menagih Rp 500 juta yang diklaim sebagai haknya. Jika tak ada respons, mereka baru akan menempuh gugatan perdata.

“Kalau untuk pidana nanti kita lihat dulu apa ada unsur pidananya yang berlaku sesuai perundang-undangan,” kata Didit Wijayanto selaku kuasa hukum Astrid.

Sementara itu Astrid menambahkan kalau untuk Lucky Perdana, dirinya menyebutkan kalau Lucky masih ada itikad baik untuk memberikan komitmen fee-nya, hal tersebut terlihat dari dua kali transfer yang dilakukan Lucky sebesar 50 juta.

“Kalau Lucky masih ada itikad baik karena dia sudah mentransfer uang sebesar 50 juta dilakukan dengan dua kali transfer, meskipun masih banyak kurangnya dari nilai yang disepakati. 10 % dari 3.5 M, nanti kita juga terus follow up  ke Lucky nya,” ujar Astrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *