Bermasalah Pada Gigi Bawah Lee Kornelius Lakukan Veneer Permanen

by -

tabloidseleberita.com, Cantik nggak selamanya identik dengan bagian wajah dan tubuh, kini gigi pun tak luput dari perhatian para perempuan metropolis yang ingin terlihat tampil menawan.

Kemajuan teknologi kedokteran gigi saat ini, membuat impian banyak perempuan untuk bisa memiliki senyum yang menawan dan gigi putih berkilau tidak lagi sulit diperoleh.

Hal ini yang membuat istri dari pesinetron, Okan Kornelius, Lee Kornelius tertarik untuk melakukan perawatan (Treatment) Veneer gigi.

Veneer gigi sendiri dipercaya dapat membuat susunan gigi menjadi putih, bersih dan berkilau. veneer indirect atau disebut juga veneer permanen menjadi pilihan Lee agar lebih terlihat memesona.

Rabu (13/3) Lee yang ditemani suaminya, Okan Kornelius terlihat mendatangi klinik dent smile, di Jl Sultan Iskandar Muda No 35, Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Hari ini aku mau perawatan (treatment) Veneer Indircet pada gigi bawah. Karena selama inikan aku pakai behel (kawat gigi) giginya jadi miring. Sebelum ke dent smile aku juga pernah ke klinik lain, cuma masalahnya dokter disana sepertinya nggak bisa melakukan perawatan gigi aku,” kata Lee.

Didampingi Okan, Lee melakukan perawatan veneer permanen di Dent Smile, Pondok Indah, Jakarta Selatan, yang dilakukan oleh drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros.

“Saya memilih perawatan veneer permanen. Hasilnya lebih bagus dan hasilnya bertahan sangat lama karena menggunakan bahan porcelain sehingga tidak harus berulang-ulang dilakukan,” sebut perempuan kelahiran 10 Februari 1983 ini.

Veneer permanen sendiri merupakan sebuah lapisan gigi berwarna yang terdiri dari komposit, porselen, keramik atau resin akrilik yang terpasang pada gigi. Veneer juga dapat menutupi bagian luar dan tepi gigi atau dapat menyerupai ¾ mahkota. Veneer ini dapat bertahan secara permanen.

Menurut drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros, dokter gigi Dent Smile, Veneer permanen adalah pelapisan gigi dengan mengasah permukaan depan gigi sebanyak 0.1-1 mm agar bisa dilapisi oleh gigi baru yang berbahan porcelain. Manfaat dari Veneer permanen sendiri adalah memperbaiki estetika gigi, merapikan gigi yang hanya sedikit berantakan posisinya, menutup celah depan gigi, mengganti warna gigi pasien sesuai dengan keinginan pasien.

“Bahan yang digunakan dalam proses Veneer permanen adalah mesin bur gigi dan dental unit, bahan pencetakan gigi, bahan pembuat crown sementara, bonding dan etsa porcelain, serta bahan porcelain emax untuk membuat veneer yang baik. “Sebelum menjalani veneer, kerapihan gigi, lubang pada gigi yang akan di-veneer, kesehatan mulut umum pasien penting diperhatikan,” jelas drg. Hendro.

Lebih lanjut drg. Hendro. Sebelum menjalani perawatan veneer kondisi gigi harus dalam keadaan baik dan sempurna, sehingga tidak ada gusi yang radang. Bila ada gusi yang radang maka dilakukan scaling sehingga sehat. Bila ada lubang kecil harus ditambal. “Bila lubang besar dan kena saraf gigi maka harus dirawat saraf dulu hingga absesnya hilang, lalu dibuatkan crown satu gigi, bukan veneer,” jelas drg. Hendro.

Untuk melakukan perawatan veneer permanen, menurut drg. Hendro memerlukan waktu tiga kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, pasien akan berdiskusi mengenai kasusnya dengan dokter gigi dan dokter gigi akan menanyakan harapan yang diinginkan pasien. Pertemuan kedua, proses pengasahan gigi dan pembuatan crown sementara. Pertemuan ketiga, dilakukan proses pemasangan gigi veneer.

“Untuk hasil Veneer sendiri berdasarkan Journal Success Rate, veneer ini dapat bertahan selama 8-10 tahun. Dengan perawatan 4 bulan sekali,” terang drg. Hendro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *