Dari Selebgram Adikara Fardy Kini Jadi Solois Yang Tebar ‘Pesona Cinta’

by -

tabloidseleberita.com,  Adikara Fardy, mendengar nama penyanyi yang satu ini mungkin banyak yang belum mengenalnya. Namun tidak demikian jika kita mendengarkannya melalui social media seperti Instagram. Ya, tak dipungkiri jauh sebelum terjun ke industri musik sebagai solois, lelaki 18 tahun ini jauh lebih dikenal sebagai selebgram oleh warganet yang menjadi followernya hingga mencapai diatas 90 ribu, lantaran kerap membuat cover songs dari berbagai karya artis ternama dari dalam dan luar negeri.

Seperti diketahui Dika demikian lelaki berkacamata ini biasa disapa pernah sukses bekerja sama dengan Melly Goeslaw untuk mengisi soundtrack film “Eiffel I’m in Love 2” dengan lagu “Pujaanku” beberapa waktu lalu, kini Dika merilis debut singlenya berjudul “Pesona Cinta” dibawah Trinity Optima Production.

Lagu “Pesona Cinta” sendiri dibalut sesuai dengan karakter Dika yang kental dengan unsur light jazz yang juga ditulis oleh Dika dan Rendy Pandugo dan diaransemen oleh Ari Aru.

“Itu rasanya seperti mimpi aja dan workshop bersama Rendy Pandugo. Duduk dan workshop dengan sosok sepertinya itu sih sempat nggak percaya. Untuk buat musiknya, rhythm dan lead itu enggak susah. Tapi untuk lirik Mas Rendy yang akhirnya nyelesaiin,” terang Dika.

Lagu “Pesona Cinta” sendiri mengisahkan tentang seseorang yang perasaannya digantung oleh kekasihnya. Dalam konferensi pers launching single dan video “Pesona Cinta” yang berlangsung di Hard Rock Cafe Jakarta pada Rabu, 6 Maret 2019.

Dika menyebutkan, “Ketika dua pasang manusia yang tengah jatuh cinta, namun tiba-tiba sang kekasihnya tidak merasakan hal yang sama seperti sebelumnya. Ini membuat hubungan mereka jadi tak tentu arah,” pungkas anak didik vokal dari Otti Jamalus tersebut.

“Sebelumnya saya sudah mendapat materi yang sudah jadi. Baik itu musik dan lirik dan saya tinggal membawakannya. Untuk single pertama saya, saya ingin lebih involve dalam proses produksinya. Lagu ‘Pesona Cinta’ ini adalah perkenalan saya dengan seluruh pendengar musik tanah air. Lagu yang dipilih pun lagu light jazz yang lebih ringan untuk diterima oleh orang banyak. Semoga lagu ini bisa memberikan kesan yang baik untuk penikmat musik tanah air,” lanjut penyanyi kelahiran 18 tahun lalu, yang akrab disapa Dika.

Sementara Simhala Avadana selaku A&R Trinity Optima Production menambahkan tentang proses pembuatan lagu “Pesona Cinta”, “Prosesnya sangat cepat hanya memakan waktu 6 jam. Hampir tidak ada kendala.” Meskipun demikian untuk pemilihan lagu ini menjadi single pertama memakan waktu yang cukup panjang karena Dika mempunyai beberapa materi dan lagu yang siap dirilis.

“Kami harus menentukan lagu mana yang paling tepat untuk menjadi single perdana Dika. Dika sangat tahu maunya apa. Pemilihan lagu yang tepat juga jadi krusial. Dia bilang tegang pas rekaman, but I do believe, dia pasti bisa. Pas rekaman enggak menghabiskan waktu lama. 2,5-3 jam saja selesai,” ucap Mhala.

Kendati usianya masih terbilang muda, soal suara Dika memiliki suara bak lelaki yang sangat dewasa. Melihat kemampuan yang ada dalam diri Dika, Trinity Optima Production percaya dan tertarik untuk menjadikan penyanyi berkacamata itu sebagai talent barunya.

“(Menemukan) Dika sudah dari 1,5 tahun lalu, saat Trinity lagi buka social media. Ngerayunya lumayan lama, karena dia juga banyak ditawarin label lain,” kisah Simhala Avadana, selaku A&R dari Trinity Optima Production, dalam konferensi pers di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).
Dalam kesempatan yang sama, Dika mengamini perkataan Simhala Avadana. Tak mudah baginya untuk menerima ‘pinangan’ Trinity Optima Production. Apalagi, saat diberi tawaran, Adikara masih duduk di bangku SMA yang hendak menghadapi Ujian Nasional.

“Akhirnya dipending, biar ngelarin sekolah dulu. Dua tahun kemudian, 2018, baru sign kontrak. Dengan track record-nya keren banget, itu yang bikin saya mau masuk Trinity,” ungkap Dika.

Tak tanggung-tanggung untuk penggarapan video musiknya sendiri Trinity mempercayakannya untuk dikerjakan oleh sutradara Davy Linggar yang mengambil lokasi di Jakarta dan Amsterdam. Belanda menampilkan suasana ‘gloomy’ musim salju sesuai dengan lirik dari lagu tersebut. Davy beralasan memilih dua tempat itu lantaran dirasa sesuai dengan mood yang ada dalam lirik lagu itu sendiri.

“Dari liriknya, mood musiknya, pengin ceritain kehidupan pelajar atau mahasiswa di sana,” jelas Davy.

Diakhir acara peluncuran single ‘Pesona Cinta’, Dika juga tampil membawakan beberapa lagu yang menjadi inspirasinya bermusik selama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *