Alumni Fakultas Kedokteran Dan Kedokteran Gigi se-Nusantara Akan Deklarasi Dukung Jokowi

by -

Setelah sejumlah Universitas – universitas hingga ke tingkat Sekolah Menengah Atas mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Capres 01 Jokowi dan Makruf Amin, segera menyusul deklarasi Alumni Fakultas Kedokteran Dan Kedokteran Gigi yang juga akan mendukung Capres 01 ini. Hal ini terungkap saat rapat konsolidasi kepanitian Deklarasi yang dilanjutkan dengan nobar debat capres, Minggu (17/02/2019) di bilangan Pondok Indah.

Tidak tanggung – tanggung Deklarasi nanti rencananya akan melibatkan Alumni Fakultas Kedokteran Dan Kedokteran Gigi seluruh Nusantara, yang diungkapkan Dr Edi Prasetyo SpS MH disela – sela nobar Capres.

“Saya disini mengundang rekan – rekan dokter yang lain dari berbagai Fakultas Kedokteran. Kami berkumpul disini sebagai pribadi – pribadi alumni – alumni dari berbagai Fakutas Kedokteran seluruh Indonesia yang mempunyai Visi dan misi yang sama, bahwa kami setuju dan mendukung Capres 01 Pak Jokowi Makruf Amin untuk melanjutkan periode keduanya sebagai Presiden dan Wakil Presiden”, ungkap Dr Edi Prasetyo SpS MH selaku ketua Deklarasi.

Selain Dr Edi acara nobar debat Capres dan rapat konsolidasi panitia pusat saat itu juga dihadiri Dr Triza SpA, Dr Purwandi, Dr Setyadi SpAn, Drg Mayang, Dr Santoso, Dr Reyhana Fanani, Dr Delby, Dr Nency Weber dan Dr Wendy WW Setyawati.

Dr Edi juga menambahkan “Kami berencana mengadakan Deklarasi dari Alumni Fakultas Kedokteran Dan Kedokteran Gigi se-Nusantara. Tujuannya bahwa kami ingin masyarakat tahu bahwa banyak tenaga – tenaga medis terutama Dokter – Dokter Gigi yang mendukung program kesehatan Pak Jokowi dan Makruf Amin nantinya kedepan. Tentu tidak lepas juga nantinya kami akan memberi masukan yang sifatnya positif, agar yang sudah baik saat ini akan semakin baik dan sempurna. Jadi tujuan malam ini selain persiapan deklarasi kami juga nobar Capres sehingga kita bisa menilai kepemimpinan Pak Jokowi selama ini yang sudah berhasil dan bisa memberi kontribusi yang positif”.

Dr Edi juga memaparkan tentang keberhasilan Jokowi terutama dalam bidang kesehatan.

“Keberhasilan yang nyata adalah program BPJS Kesehatan. Memang ada beberapa kendala dan itu sangat dimaklumi karena program itu dilaksanakan dengan persiapan yang belum terlalu matang saat itu. Tapi dengan evaluasi monitoring saya rasa kedepan program itu akan semakin nyata dirasakan oleh masyarakat mungkin sedikit problematika dalam hal pembayaran tapi hanya masalah waktu penundaaan saja. Hak – hak para tenaga medis dan Dokter terutama Rumah Sakit pasti akan diperhatikan oleh Pak Jokowi”, papar Dr Edi.

“Selain BPJS kita juga bisa melihat angka tingkat pertumbuhan gizi anak yang dulu mungkin karena edukasi yang kurang tidak merata sampai ke pelosok sehingga anak – anak yang dilahirkan itu tidak memiliki kecukupan gizi dan itu berakibat pada gangguan pertumbuhan, mental Maupun fisiknya. Kedepan kalau itu tidak ditangani bangsa ini tidak akan kuat karena sumber daya manusianya tidak memiliki kecukupan gizi yang bisa membuat dia bisa bersaing didunia global nantinya”, imbuh Dr Edi.

“Selain itu juga tingkat harapan hidup masyarakat Indonesia juga makin panjang karena kesehatannya makin meningkat sehingga harapan hidupnya makin baik”, tambah Dr Edi lagi.

Dikesempatan yang sama Dr Triza SpA, Dr Purwandi. Dr Setyadi SpAn juga menceritakan secara panjang lebar tentang keberhasilan Jokowi.

“Menyambung saudara Edi tadi program BPJS ini jadi perhatian kita semua. Program BPJS nyata kita rasakan meskipun dimulai diperiode sebelumnya tapi faktanya bahwa BPJS ini running dengan cepat di periode bapak Jokowi selama hampir 5 tahun ini. Jadi kami memandang bahwa untuk perbaikan – perbaikan program BPJS ini lebih baik dilanjutkan oleh kepemimpinan Pak Jokowi, karena sudah berpengalaman. Kami melihat Pak Jokowi sudah mulai menguasai masalah – masalah yang akan diperbaiki kedepan. Kebijakan – kebijakan di bidang kesehatan pun sudah baik dibanding periode – periode sebelumnya. Dari anggaran kesehatan di era Pak Jokowi jauh lebih besar dibanding sebelumnya meningkat baik dipusat maupun di daerah. Sekali lagi deklarasi ini tujuannya untuk memberikan keyskinan kepada masyarakat bahwa Dokter – Dokter ini mendukung kebijakan yang sekarang”, Dr Triza SpA

“Yang lebih penting lagi buat saya, pecaya diri masyarakat untuk berobat itu sangat tinggi sekarang. Era lama itu orang berobat selalu berfikir mahal biayanya darimana dan segala macam. Dan sekarang orang atau masyarakat sakit langsung berobat karena memang dijamin oleh pemerintah. Selain itu Cakupan cakupan dibidang kesehatan sangat tinggi, infrastruktur tidak hanya jalan, tapi bisa dilihat rumah sakit sekarang sudah bagus, puskesmas, posyandu juga bagus itu adalah infrastruktur yang kadang – kadang kita lupakan. Padahal semua aspek sudah disentuh oleh Pak Jokowi di semua bidang. Sebagai rasa terima kasih kita, Dokter – Dokter yang satu Visi dan Misi dan secara profesi kita diperhatikan oleh Pak Jokowi kita akan ikut deklarasi”, Dr Purwandi

“Keberhasilan BPJS sudah diakuilah terutama oleh pasien – pasien ini perlu kita sosialisasikan bersama”, Dr Setyadi SpAn.

Menurut Dr Setyadi para Dokter ini akan membantu Jokowi memecahkan masalah BPJS Kesehatan jika terpilih kembali

“Dokter – dokter disini berkumpul tidak hanya mendukung Pak Jokowi juga memberikan suatu solusi membantu memecahkan masalah – masalah BPJS yang masih kurang tadi bisa disempurnakan. Kita nanti akan membuat naskah – naskah ilmiahnya”, tegas Dr Setyadi SpAn

Selain itu Dr Setyadi juga mengatakan ide awal dari deklarasi yang akan diselenggarakan

“Idenya dari Dokter – Dokter yang kagum akan kerjanya Pak Jokowi, kita berkumpul dari group WA tadinya akhirnya kita berinisiatif mengadakan deklarasi ini”, Dr Setyadi SpAn

“Kita berusaha merekrut seluruh Dokter sealumni Universitas Indonesia, tinggal memunggu konfirmasi bapak Presiden untuk kesediaannya hadir. Rencananya awal Maret atau pertengahan Maret. Kita perkirakan antara 1000 sampai 2000 peserta deklarasi. Alumni fakultas Kedokteran kan belum tentu jadi Dokter, jadi ini bukan deklarasi Dokter tapi Deklarasi Alumni Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi”, sambungnya.

“Ini juga untuk menunjukkan kepada masyarakat kalau kaum terpelajar kaum intelektual itu berpikir logis, berpikir berdasarkan data dan fakta sehingga tidak berpengaruh pada hoax atau berita – berita yang tidak benar tentang kesehatan. Sehingga kami Dokter – Dokter yang mendukung Jokowi bertekad selain mendukung beliau sebagai Presiden selanjutnya, kami juga akan mengedukasi kepada masyarakat bahwa berita hoax harus dilawan berdasarkan data yang valid baik via medsos maupun secara langsung”, ujar Dr Edi

“Kami berpikir logis sehingga masyarakat paham bahwa program kesehatan pemerintah saat ini sudah tepat. Dan kita kedepan akan melakukan penyempurnaan dari yang sudah ada ini”, pungkas Dr Edi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *