Gunawan Dwi Cahyo Laporkan Hidayatul Imam Abadi Tour Travel.

by -

Merasa somasi tak digubris akhirnya Gunawan Dwi Cahyo pesepak bola yang juga suami dari Okie Agustina melaporkan Hidayatul Imam Abadi Tour Travel atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan lewat kuasa hukumnya Gus Bejo Selasa (12/02/2018).

“Disini posisi klien kami Gunawan Dwi Cahyo adalah sebagai korban. Gunawan semula sebagai icon dari biro travel yang kita laporkan. Dengan harapan mungkin untuk menarik para jamaah supaya bisa ikut dalam ibadah umrah menggunakan travel tersebut,” ujar Gus Bejo usai membuat laporan di Polres Jakarta Pusat.

“Namun yang terjadi adalah tanggal keberangkatan akhir Desember 2018 saatnya jamaah untuk berangkat ternyata tidak berangkat dan tidak ada kejelasan bahkan ada beberapa korban dari luar Jakarta atas kejadian tersebut merasa malu. Bukan hanya kerugian secara materiil juga secara moril”, kata Gus Bejo lagi

Gus Bejo juga menambahkan,”Disinilah tanggung jawab klien kami saudara Gunawan Dwi Cahyo melaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan di Polres Jakarta Pusat”.

Di kesempatan yang sama Gus Bejo juga mengungkapkan Kerugian yang diderita oleh Gunawan

“Gunawan mengalami kerugian karena ibu kandungnya mas Gun dan saudara kandungnya yang tidak jadi berangkat sebesar 50 juta. Setelah di cek tour travel ini tidak valid bahkan diduga ijinnya tidak ada atau bodong”, ungkap Gus Bejo.

“Sebelum masuk keranah hukum tour travel itu hanya disuruh mengembalikan kerugiaannya saja sih dikembalikan uangnya selesai tidak masalah, tapi karena menyepelekan daripada nanti terjadi perbuatan hukum yang lebih buruk maka klien kami melaporkan ke Kepolisian”, tegas Gus Bejo.

Sebagai seorang istri Okie Agustina juga akan dilibatkan sebagai saksi seperti keterangan Gus Bejo

“Brand ambassador ini tidak hanya Gunawan tapi dengan Okie Agustina. Okie nanti akan sebagai saksi”, terang Gus Bejo.

Falky Parera yang juga mendampingi Gus Bejo mengungkapkan harapannya

“Kita tidak hanya sebagai praktisi hukum, kita juga sebagai masyarakat pertama mengharap kepada pemerintah khususnya Depag untuk meperketat perizinan tour travel umroh karena maraknya dugaan korban penipuan, penggelapan dan menjadi modus operandi tidak hanya bikin famplet ini travel umroh tapi faktanya itu hanya tipu – tipu untuk mencari keuntungan membohongi orang”, ungkap Falky E Parera mantan kuasa hukum Sandy Tumiwa.

“Yang kedua seharusnya pemerintah mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana memilih travel yang bener – bener resmi yang bisa dipertanggung jawabkan pencegahan lebih baik. Karena kejahatan akan terjadi bukan karena adanya kesempatan tapi juga karena pembiaran”, pungkas Falky E Parera yang anak petani Passo ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *