Dr Ayu Widyaningrum Hadirkan Treatment Kecantikan DNA Salmon

by -


Korea Selatan bukan hanya digandrungi lantaran pesona musik K-Pop dan serial drama Korea-nya saja. Tetapi Korea juga membuktikannya dengan kehadiran tren produk kecantikannya yang belakangan memang sedang digandrungi dan demikian berkembang pesat jauh meninggalkan produk kecantikan dari Eropa.

Produk kecantikan yang digandrungi itu memang dianggap aneh oleh orang diluar Korea, lantaran produk tersebut berasal dari bahan yang tak lazim, yakni produk perawatan kecantikan wajah dan kulit dengan menggunakan DNA ikan Salmon. Perawatan kecantikan wajah dengan menggunakan DNA Salmon nyatanya memang sedang digandrungi di Korea Selatan, tetapi belakangan kini mulai merambah ke Indonesia.

Seperti diketahui, dalam struktur kulit di bawah pengaruh faktor lingkungan dan usia maka akan terjadi penurunan jumlah asam hyaluronic, yang menyebabkan hilangnya elastisitas hingga membuat kulit mulai terlihat kusam dan lebih tua. Salah satu Diva Pop Indonesia, Krisdayanti sudah melakukan dan membuktikan khasiat dari treatment DNA Salmon ini.

Mengacu pada hal tersebut dan seolah tak ingin ketinggalan momentum di awal tahun 2019, maka dr Ayu Widyaningrum dari Widya Esthetic Clinic di Banjarmasin, Kalimantan Selatanitu juga berencana ingin memperkenalkan suntik (filler) DNA Salmon bagi pasien yang datang ke kliniknya.    

Varian treatment baru ini diakui dokter yang kerap menerima penghargaan dibidang kecantikan ini merupakan adaptasi perawatan dari Korea yang tengah hit belakangan ini.

“Tentu dalam penerapannya harus disesuaikan dengan kulit dan kondisi iklim di Indonesia,” kata dr yang kerap disapa widya ini ketika ditemui di Sugi Salon di kawasan Jl Sungai Sambas, Jakarta Selatan, belum lama ini. Menurutnya DNA Salmon itu memiliki kandungan yang sangat bagus. Selain itu DNA Salmon ini juga akan melembabkan kulit.

Secara spesifik, DNA Salmon ini berfungsi untuk mengganti kelembapan, kolagen, fibronektin dan elastin pada wajah, daerah leher bawah dan tangan.

Tak hanya itu, perawatan menggunakan biogenevity yang menggunakan molekul DNA-nya yang berasal dari sperma ikan Salmon ini memberikan regenerasi dan peremajaan kulit dengan mengaktifkan peremajaan sel.

“DNA ikan Salmon membantu membangun ulang jaringan kulit dan regenerasi sel kulit yang rusak, jadi bisa mencerahkan wajah. Maka dari itu Injeksi DNA ini menjadi salah satu perawatan yang sedang populer di bidang estetika,” terangnya.

DNA yang berasal dari ikan Salmon telah terbukti secara ilmiah sebagai sumber paling alami yang dapat melengkapi protein ketika kulit mengalami penipisan. DNA Salmon sendiri juga digunakan karena memiliki efek anti penuaan yang memberikan peremajaan dan penyegaran terhadap kulit manusia.

“Hasilnya, kulit jadi lebih sehat sesuai kulit asli. Dalam hal ini lebih kenyal dan kencang, sehingga pasien lebih cantik natural dan tampak lebih muda,” ucapnya.

“Sebenarnya perawatan wajah dengan menggunakan DNA Salmon sudah pernah saya lakukan di klinik saya. Hasilnya banyak yang suka. Alhamdulillah. Tahun 2019 ini saya akan lebih galakkan lagi,” sambungnya.

Perawatan kulit dengan aplikasi teknologi terbaru yang diadaptasi dari negeri gingseng ini jelas akan membuat pasien harus membayar harga lebih dalam lagi, mengingat mahalnya harga perawatan dengan DNA Salmon.

“Tentang harga, relatif ya. Yang pasti, semua perawatan yang ada di klinik saya berkualitas, baik pelayanan maupun kualitas. Karena visi dari Klinik Widya Esthetic adalah ingin merangkul masyarakat seluas mungkin,” sebutnya.

Dalam pemakaiannya DNA Salmon sendiri diketahui bisa mulai dilakukan sejak usia remaja lantaran bisa menghilangkan bekas jerawat dan mencerahkan kulit kusam. Sementara untuk usia kisaran 20-30 tahun selain berkhasiat menghilangkan bekas jerawat juga untuk mengurangi pori-pori, elastisitas kulit dan mencerahkan kulit kusam. Sedangkan usia di atas 40 tahun suntikan DNA ikan Salmon ini mampu menghilangkan kerutan wajah dan meremajakan kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *