VLOEK, Film Horor Pertama Dengan Trick Eye 3D

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tabloidseleberita, – Maraknya film – film Nasional khususnya film horor yang diproduksi saat ini tentu saja untuk sukses meraih jumlah penonton harus membuat berbeda. Salah satunya adalah film VLOEK (Kutukan) yang akan segera diproduksi tahun ini oleh Hollaback Pictures. Vloek adalah film horor yang bergenre Survival Horor merupakan genre baru di dunia perfilman.

“Vloek berasal dari bahasa Belanda yang artinya kutukan, genrenya Survival Horor Drama. Karena saya melihat kebanyakan dari film – film horor yang pernah ada terlalu memasukkan unsur dramanya sehingga penonton terpecah fokusnya antara drama dan horornya”, ujar Peter sang sutradara di kawasan Greenville beberapa waktu lalu.

“Di film ini aku ingin penonton merasakan takutnya tuh penuh. Ada unsur dramanya namun tidak serumit sinetron. Cerita kita simple banget jadi orang bisa lebih fokus ketakutannya”, tambah Peter.

Cerita film ini lebih keseharian anak – anak muda zaman now kalo liburan ke puncak.

“Ada 7 orang anak muda yang jalan – jalan ke puncak. Tiba – tiba mereka terjebak di salah satu Villa tidak bisa keluar dan mereka harus menemukan cara gimana bertahan hidup disana. Dan satu persatu mereka akan hilang secara misterius”, ungkap Peter.

Namanya film horor selalu memunculkan tokoh hantu di filmnya. Namun hantu yang akan ‘muncul’ di film ini berbeda dari yang pernah ada.

“Setiap karakter hantu disini mempunyai motif kenapa mundul tidak hanya muncul secara tiba – tiba. Ada salah satu hantu yang akan jadi ikon”, jelas Peter.

Dikesempatan yang sama Luis Jocom atau yang akrab dipanggil Luis adalah salah satu pemain di film ini yang pernah main di filmnya Timo.

“Saya sebagai bapaknya anak – anak di film ini tipe pemimpin yang cool. Cerita difilm ini nggak bisa ditebak”, cetus Luis.

Selain Luis film ini juga dibintangi oleh Cindya Ayu, Rendy Herpy, Ismi Melinda, Andrew Suleiman, Jennifee Eve, Violla Georgie.

“Banyak wajah – wajah baru di film ini yang sengaja kita pilih yang aktingnya bagus agar penonton dapat feel takutnya”, imbuh Peter.

Keunggulan lainnya di film ini adalah akan menggunakan teknik Trick Eye 3D yang diklaim sang sutradara merupakan yang pertama di Indonesia.

“Konsep Trick Eye 3D gambar seakan – akan keluar dari film tanpa harus menggunakan kaca mata khusus. Tekniknya rumit dengan beberapa kamera dan lighting dan ini menjadi yang pertama di Indonesia”, tegas Peter.

Film ini direncanakan akan memakan waktu 7 sampai 10 hari di daerah puncak.

“Kita bikin film yang idenya sangat simpel dengan teknik khusus yang baru akan kita coba. Kita harus punya gimick untuk bersaing ya dengan teknik Trick Eye 3D”, terang Dessy Erlangga sang Produser.

“Mudah – mudahan konsep kita ini bisa bersaing dan diterima oleh para sineas dan penonton film Indonesia. Dan film ini akan ikut di beberapa festival dunia”, pungkas Dessy. @novil_ajadeh.

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 5 = 3