Togar Situmorang Raih Kesuksesan Bermodalkan Nekat Dan Taksu Bali

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

tabloidseleberita, – Kesuksesan setiap orang berbeda – beda. Ada yang sukses menjadi penjabat, pengusaha maupun seorang pengacara. Namun kesuksesan tersebut tidak datang namun ditempuh dengan jatuh bangun dan kerja keras. Seperti halnya Pengacara Togar Situmorang. Kesuksesannya di raih melalui jatuh bangun. Selain itu bermodalkan kenekatan serta Taksu Bali. Togar demikian panggilan akrabnya menceritakan awal perjalanan hidup kepada tabloidseleberita.com hingga dapat meraih kesuksesan menjadi seorang pengacara hingga menjadi Caleg DPRD RI.

Togar Situmorang anak dari alm. Lasman Situmorang dan Rosma Uli Gultom ini lahir dan besar di Jakarta, menamatkan pendidikan menengah atas pada SMA Negeri 54 jkt. Beliau sempat juga menjadi Direktur suatu perusahaan kontraktor di Jakarta sebagai rekanan PT. Pertamina, namun Ketika badai krisis moneter dan pergolakan mahasiswa terjadi pada thn 1998 Togar memutuskan untuk merantau dan kemudian menetap di Bali dan menjadi wakil ketua aspekindo bali (asosiasi pengusaha kontruksi nasional).

“Karena usaha saya bangkrut akhirnya bermodalkan uang Rp. 175.000 dan bermodalkan nekat saya merantau ke Bali. Kenapa dibilang nekat ? Karena saya berangkat ke Bali sendiri dan di Bali pun tidak ada sanak saudara”, papar Togar.

“Akhirnya saya berjalan dari terminal dan cari penginapan. Awalnya saya melamar pekerjaan di sebuah penginapan agar dapat tempat berteduh namun oleh pemilik penginapan saya boleh tinggal di tempat itu meskipun tahu saya tidak punya uang dan tidak perlu menjadi karyawan. Bagi saya ini merupakan Taksu Bali, taksu itu keajaiban”, ujar Togar lagi.

Ternyata Taksu Bali tidak berhenti disitu aja, seiring waktu berjalan beliau mulai tertarik untuk mempelajari Ilmu hukum di Undiknas hingga memperoleh gelar Sarjana hukumnya pada tahun 2012 kemudian beliau juga memperdalam kembali keilmuan beliau dalam bidang hukum dgn melanjutkan pendidikan program Pasca Sarjana Magister Hukum pada Universitas Kristen Indoenesia, Jakarta dan memperoleh gelar Magister Ilmu Hukum (MH)pada tahun 2016.

Selain dibidang hukum, beliau juga tertarik untuk mempelajari bidang Kebijakan Publik karena antara bidang hukum dan kebijakan publik memiliki keterkaitan yg sangat erat, sehingga beliau juga menyelesaikan pendidikan Magister Administrasi Publik (MAP) pada Universitas Pendidikan Denpasar, Bali pada tahun 2015 dan lanjut perkuliahan program Pasca Sarjana DOKTOR Ilmu Hukum di Udayana, Bali sebagai candidat DOKTOR ILMU HUKUM.

Kini beliau telah menjadi owner dari LAW FIRM DR(c) TOGAR SITUMORANG, SH,MH,MAP di
Jl. Tukad Citarum No. 5 A Renon dan By Pass Ngurah Rai No.407 Sanur,yg sudah beliau rintis/dirikan sejak tahun 2013 yg lalu.

Pengalaman pahit saat beliau memutuskan pindah ke Bali yang hanya bermodalkan 175 ribu rupiah inilah yang akhirnya membuat ia terdorong membantu masyarakat yang membutuhkan keahliannya dalam bidang hukum.
Beliau telah banyak menangani perkara2 baik dibidang hukum perdata, pidana maupun tata usaha negara.

Diluar bidang hukum beliau pada pagelaran Pilgub Prov Bali tahun 2009 lalu juga menjadi bagian dari tim advokasi Mangku Pastika dan Sudikerta , dan 5 tahun berselang beliau dipercaya memegang tampuk kepemimpinan/ketua “Panglima Hukum” dari pasangan IB Rai Mantra – Sudikerta dgn tag line mantra-kerta paslon No.2 yg mencalonkan diri sebagai Cagub dan Cawagub 2018 .

Kegigihannya dalam membantu masyarakat tidak terhenti pada pemberian bantuan-bantuan hukum saja, dengan melihat langsung situasi politik di bali dan mendengarkan aspirasi serta dukungan dari masyarakat, beliau kini memutuskan untuk memperjuangan kepentingan dan suara rakyat dengan maju sebagai calon DPRD Provinsi Bali Dapil Denpasar dgn no urut 7 dengan menggunakan kendaraan politik partai Golkar yang mempunyai visi dan misi dalam Sapta Karya Togar Situmorang.

” Visi saya menjadi garda toleransi Pancasila dalam Bingkai NKRI. Terwujudnya Dewan Perwakilan Rakyat yang aspiratif, demokratis, profesional, dan proporsional dalam rangka memperkuat tata pemerintahan Daerah Otonomi yang harmonis, dinamis, adil, dan sejahtera. Bekerja bersama rakyat dan untuk rakyat, Melayani dengan hati untuk kesejahteraan rakyat. Bekerja dari hati untuk kepentingan masyrakat bersama (kepentingan umum). Menjadi anggota DPRD Provinsi Bali yang layak dipercaya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa. Mewujudkan masyarakat Provinsi Bali yang cerdas, makmur, religius dan berwawasan lingkungan”, tegas Togar.

“Sedangkan misinya menjadikan pemerintahan yang bersih tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Mewujudkan pendidikan dan kesehatan masyarakat yang berkualitas. Mengembangkan potensi Desa Pakraman. Menggerakkan UMKM. Memperjuangkan lapangan kerja bagi kaum muda kreatif. Mengembangkan potensi budaya dan pariwisata Bali. Memberikan pelayanan dan pengawalan hukum bagi masyarakat Bali”, imbuh Togar yang saat ini menangani kasus Titta Rizky gugat label musik.

Rekam jejak prestasi lain dari beliau yaitu beliau juga dipercaya sebagai Dewan Pembina GANNAS Bali ( Gerakan Anti Narkoba Nasional) dan KETUA GNPK-RI BALI (Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia). Beberapa kompetensi lain beliau selain dibidang hukum yaitu antara lain dgn mengikuti pelatihan mediator di Jakarta dan Bravet a serta Bravet b (pelatihan ilmu perpajakan) di Univ Warmadewa. Kini beliau lebih dikenal dgn sebutan “Panglima Hukum” dan bila terkait masalah hukum yg terjadi di Bali, maka hanya ada satu Panglima Hukum yaitu DR(c) Togar Situmorang,SH,MH,MAP.

Dalam urusan keluarga Togar juga bisa di bilang cukup sukses bahkan kariernya pun diikuti.

“Saya punya putra 2 orang yaitu Axl Mattew Situmorang dan Alexander Gracia Situmorang. Serta ada Adelia Shinta Dewi seorang anak putri yang sudah seperti putri sendiri, saat ini sudah di SMP. Axl Situmorang sudah jadi pengusaha alat berat di Pekan Baru dan sudah berumah tangga dengan Bonita Br Sinambela serta seorang putri bernama Emmery dan Bonita saat ini sedang menunggu persalinan anak putri ke dua dan Arga Situmorang akan selesaikan tahun ini studi Hukum di Undiknas serta akan lanjut ke Notarisan”, pungkas Togar.

 

 

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − = 5