Titta Rizky Tuntut Label Musik 4 Tahun Penjara Dan Denda 1 Milyar Rupiah

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

tabloidseleberita, – Perseteruan antara pedangdut dan pencipta lagu Titta Rizky dan PT Global Music Era Digital memasuki tahap baru. Di temui di daerah Tendean Titta demikian panggilan akrabnya menceritakan kronologis penuntuttannya.

“Kronologis awalnya tahun 2014 saya titip edar 10 lagu di Global Music waktu itu pemiliknya Binsar. Tiba – tiba di 2018 itu lagu anak saya dirubah judul oleh pemilik yang baru tanpa seizin saya selaku pencipta lagu”, ujar Titta usai mengisi suatu acara di kawasan Tendean, Rabu (5/08).

Di kesempatan yang sama Ad Togar Situmorang selaku kuasa hukumnya mngatakan pernah dilakukan pertemuan dengan pihak label namun hasilnya mengecewakan.

“Pihak label sempat datang di hotel sesuai undangan kita dan sempat juga kita minta cd yang pernah kita kasih ternyata cdnya kosong”, ucap Togar

“Cd nya kosong karena kesalahan dari karyawa mereka katanya. Dan sampai sekarang cdnya belum dikembalikan”, tambah Titta lagi.

Pihak penyidik pun telah menanggapi laporan kasus ini seperti yang dipaparkan Togar Situmorang.

“Kasusnya sudah tahap penyidikan tinggal menentukan tersangkanya siapa. Biar kewenangan penyidik di Jawa Timur”, papar Togar.

Titta juga mengatakan di sepuluh lagu yang dititipkan ke pihak label tidak hanya ada lagu ciptaannya saja.

“Di sepuluh lagu itu ada ciptaan saya dan pencipta lain juga”, tutur Titta yang baru saja merilis single terbarunya yang berjudul ‘Jatuh Cinta Lagi’.

“Lagu ini sebenarnya sudah lama dibuat cuma baru bulan – bulan ini dirilisnya”, imbuh Titta.

Atas pelaporan Titta ini pihak label akan terancam denda 1 Milyar, seperti yang di tegaskan kuasa hukumnya

“Sesuai pasal 113 ancamannya minimal 4 tahun dengan denda 1 Milyar Rupiah. Karena ini jelas melanggar UU Hak Cipta yakni UU RI No. 28 Tahun 2014”, tegas Togar.

“Harapan saya kasus ini bisa berjalan semaksimal mungkin, agar bisa jadi pembelajaran di industri musik, kalau pun ada sang pencipta atau penyanyi atau pun judul lagu itu jangan seenak perutnya si label atau si industri musik itu mengganti tanpa seizin pemiliknya”, tandas Togar.

 

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 37 = 40