Padu-Padan Busana Muslimah Untuk Perempuan Dinamis Ala Nina Nugroho

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

TabloidSeleberita.com, Nina Septiana, dikenal sebagai seorang desainer busana muslim, sekaligus pemilik merek busana Nina Nugroho, memberi solusi berbusana yang tepat kepada perempuan muslimah yang aktif. Mulai dari pemilihan bahan hingga kiat padu-padan busana bagi wanita muslimah aktif. Nina mengatakan, sebagai wanita muslimah aktif dan ibu rumah tangga memiliki aktivitas rutin. Dimulai dari pagi hari mempersiapkan keperluan anak dan suami, sebelum melakukan aktivitas kantor.

“Ada item busana yang harus dimiliki para profesional muslimah. Sebut saja, kemeja, celana (pipe, pants, cullote), outer, dan gamis (bagi yang menggunakan), merupakan busana yang wajib dimiliki,” ucap Nina dalam acara Make-up & Hijab for Office Talk Show: Let’s Get Ready And Beauty,  di Fashionlink, Senayan City, Jakarta (22/10).

Tidak jarang pula, usai kegiatan kantor maupun selama jam kantor diselingi dengan menghadiri sebuah acara di luar kantor.

“Disinilah perlu  melakukan padu-padankan busana yang dikenakan,” anjur Nina Nugroho.

Dalam pemilihan bahan, Nina menyebutkan agar sebisa mungkin menghindari bahan yang tidak memberikan rasa nyaman. Perlu mendapat perhatian pula desain pakaian yang dikenakan. Jangan membuat ruang gerak aktivitas menjadi terganggu. Kemeja sebagai atasan serta celana (pipe, pants, cullote) dari bahan katun yang sporty dengan tambahan outer sudah cukup untuk menunjang aktivitas.

Termasuk pemilihan outer yang sedikit glamour untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya formil bisa jadi pilihan lainnya.

Indonesia Siap Jadi Pusat Mode Busana Muslim Dunia. Nina Nugroho juga optimis kalau Indonesia bakal siap menjadi pusat mode busana muslim dunia di 2020 mendatang. Optimisme itu didasarkan pada hasil amatannya terkait dukungan pemerintah dan upaya pihak swasta selaku pekerja kreatif yang terus bergerak maju sejak beberapa tahun belakangan.

“Persiapannya, pemerintah sudah lumayan ya. Pemerintah sudah mulai sadar bahwa fashion salah satu sektor ekonomi yang dipertimbangkan. Kami selaku pelaku industri kreatif juga mempercepat, Insya Allah tercapai (2020 Indonesia jadi pusat mode dunia),” ungkapnya.

Oleh karenanya Nina Nugroho mengingatkan para insan keatif di dunia fashion untuk lebih peka mengangkat kebudayaan Indonesia yang sangat kaya ke dalam desain fashion mereka. Harapannya ketika Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia, kekayaan budaya Indonesia dapat diperlihatkan ke dunia nasional lewat fashion.

“Di saat dunia melihat Indonesia sebagai center of fashion, Indonesia jangan sampai lupa sama inti daerahnya. Kan banyak di daerah-daerah kekayaan budayanya. Menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang oleh desainer ditampilkan lewat busana,” katanya.

 

 

 

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 3 = 3