Konser Vinculos for Indonesia 2018, Rayakan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Spanyol

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

TabloidSeleberita.com, Grup orkestra, Orquesta de Camara de Siero (OCAS) asal kota Asturias, Spanyol, berkolaborasi dengan Riau Rhythm Chambers dalam gelaran konser penutup Vinculos for Indonesia 2018 yang akan digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Senin (20/8) malam, sekaligus juga akan menyudahi kunjungannya di Indonesia. Sebelumnya, orkestra asal Asturias, Spanyol, itu sudah menggelar serangkaian konser di Ambon, Palu, Pekanbaru, dan Parigi Moutong, terhitung sejak 29 Juli kemarin.

“Dengan tema menebarkan semangat solidaritas, perdamaian, persatuan dalam kemajemukan, kegiatan Vinculos untuk Indonesia 2018 yang bertepatan dengan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Kerajaan Spanyol diakhiri di Jakarta,” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid saat konferensi pers Orkestra OCAS Menggelar Konser Penutup Vinculos untuk Indonesia di Jakarta, Sabtu (18/8).

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengaku bersyukur karena rangkaian konser Vinculos untuk Indonesia 2018 mendapat sambutan yang hangat. Dia menambahkan, konser itu mengusung tema menebarkan semangat solidaritas, perdamaian, persatuan dalam kemajemukan.

“Kegiatan Vinculos untuk Indonesia 2018 yang bertepatan dengan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Kerajaan Spanyol diakhiri di Jakarta dengan sebuah persembahan istimewa bersama Riau Rhythm Chambers,” jelas Hilmar.

Sementara itu, Staf Koordinator Bidang Kebudayaan, Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia Beatriz Chivite menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang mereka terima selama di Indonesia.

“Lawatan kelompok orkestra OCAS dalam konser Vinculos Untuk Indonesia merupakan cerminan hubungan kedua negara yang harmonis dan kuat. Walaupun kedua negara memiliki bahasa yang begitu berbeda, bahasa musik sekali lagi terbukti mampu mengatasi halangan yang ada untuk mempererat hubungan,” ucap Beatriz.

Direktur sekaligus konduktor musik OCAS, Manuel Angel Paz Vasquez menambahkan, kalau penampilan dan kerja sama sepanjang Vinculos for Indonesia 2018 adalah pengalaman paling berkesan dalam hidup. Dalam konser penutup itu, OCAS akan membawakan persembahan musik bersama Riau Rhythm Chambers yang menyajikan komposisi-komposisi hasil kerja sama selama lawatan Ocas di Maluku, Sulawesi Tengah dan Riau. Dalam kunjungan itu, OCAS telah menyajikan penampilan musik dan berkolaborasi dengan Kelompok Musik Tradisional Kakoya, Tahuri dari Ambon, Palu Percussion dari Sulawesi Tengah dan Riau Rhythm Chambers bersama musisi Tahuri Hatumuri.

Konser penutup Vinculos Untuk Indonesia 2018 sendiri akan membawakan sejumlah lagu hasil kerjasama selama kelompok orkestra OCAS melawat di Indonesia. Dari Maluku akan dibawakan tiga lagu, yaitu Goro-gorone, Ayo Mama dan Huhate. Sementara dari Sulawesi Tengah ada dua komposisi yaitu Sampesuvu Road dan Posisani.

Selain itu OCAS juga akan membawakan dua lagu berlatar budaya Melayu Riau yang merupakan gubahan dari Riau Rhythm Chambers berjudul Satelite of Zapin, yang berkisah tentang musik Zapin Melayu yang tumbuh dan berkembang dari dalam istana Kerajaan Siak Sri Inderapura.

Sementara lagu Sound of Suvarnadvipa berkisah tentang proto melayu, kalimat yang tepat untuk menandakan fase sejarah Hindia kecil yang ditulis Hit Tsing, seorang pendeta dari Kanton yang mengembara dan menemukan Pulau Sumatera.

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 17 = 22