Kaka Slank: “Perkembangan Slankers Semakin Lama Semakin Pesat”

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

kaka.slankBand ternama Indonesia SLANK sudah merintis karir di dunia musik Tanah Air sejak lama. Karya musik yang mereka bawakan terdengar easy listening. Terutama ketika album “suit-suit he..he.. gadis sexy” terbit di pasar musik indonesia, nama Slank mulai dikenal oleh para penikmat musik terlebih anak muda. Sejak album pertama Slank yang tak hanya berisikan tentang lagu cinta tapi ada beraneka lagu yang bernada pemberontakan dan kritik sosial terhadap sistem pemerintahan. Maka dari situlah anak muda yang menggemari Slank menganggap kalau Slank adalah sebuah simbol anti kemapanan tetapi penuh kecerdasan. Jadi ketika album suit-suit hehe gadis sexy booming, anak muda saat itu banyak yang menggemari Slank.

”Kami sendiri awalnya juga kebingungan ingin memberikan nama apa yang cocok untuk sebutan para penggemar kami, dan akhirnya saya mengusulkan untuk menyebut penggemar Slank dengan sebutan Slankers,” ujar Kaka Slank beberapa waktu lalu di markas Slank, Gang Potlot, Jakarta – Selatan.

Seiring perkembangan banyaknya Slankers di berbagai daerah yang tersebar namun sayangnya belum ada wadah yang bisa menampung para penggemar Slank tersebut akhirnya ketika Slank melakukan konser Piss 30 Kota pada tahun 1998. Bunda Iffet yang bergerak sebagai manager Slank mempunyai ide untuk memberikan wadah untuk Slankers yang diberi nama ‘Slank Fans Club’ yang berdiri sejak 2 mei 2004.

“Slank Fans Club sendiri dibuat untuk menjembatani sekaligus menampung kreatifitas serta mengkoordinir kegiatan yang dilakukan oleh Slankers” lanjut Kaka Slank.

Dalam setiap kesempatan para personil Slank selalu mengadakan temu fans di beberapa kota dengan menciptakan suasana yang bersifat santai dan akrab. Bukti kecintaan Slankers terhadap Slank diwujudkan melalui salah satu kepemilikan kartu anggota Slank Fans Club (SFC).

”Untuk menjadi anggota Slankers anggota resmi yang tercatat di SFC, wajib memiliki Kartu Tanda Anggota yang dapat dibuat di markas SFC di daerah masing-masing, tapi kalau Slankers yang ingin mendaftarkan diri di SFC pusat pendaftaran anggota dilakukan oleh manager Slank atau datang ke markas Slank di Jl. Potlot III No.14, Duren Tiga, Jakarta Selatan.”ucap Kaka lagi.

Untuk saat ini perkembangan Slankers semakin lama semakin pesat dan lebih mencakup remaja usia belasan. Hal ini menandakan bahwa Slankers telah mengalami regenerasi.

”Bertambahnya Slankers justru mempererat jalinan silaturahmi antar Slankers lainnya. Kami menetapkan ulang tahun Slankers atau biasanya di sebut Slankers Day pada tanggal 6 Juli,”kata kaka

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 3 =