Haghia Sophia ” Menggunakan fashion Merk Lokal Mendukung Perkembangan Ekonomi dan Pasar Lokal “

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berbicara mengenai Fashion Style Haghia Sophia Lubis Wanita cantik kelahiran 26 April 1982 berprofesi sebagai seorang pengacara(advokat) sangat mengedepankan merk dari produk lokal ,
Berpenampilan menarik bagi seorang wanita karir sangat diutamakan , menurutnya Fashion merupakan Cara kita merepresentasikan diri dan seiring dengan perubahan profesinya dari sektor privat ke sektor publik serta mulai bertambahnya umur maka perubahan penampilan dari segi fashion harus di sesuaikan agar tetap Trendy dan terlihat menarik
“Sebelumnya ketika menjadi litigator, saya dituntut untuk menunjukkan kesuksesan dan profesionalisme dengan setelan serta menggunakan statement pieces aksesoris seperti berlian solitaire.namun begitu terjun ke sektor publik saya juga harus menyesuaikan dengan pakem yang ada, , bekerja di kantor Presiden, tentu yang diutamakan adalah pelayanan publik, dan Presiden Jokowi ataupun keluarganya sangat sederhana dalam penampilannya sehingga saya hanya menggunakan kemeja putih untuk hari Senin, dan batik di hari lainnya- hampir tidak pernah menggunakan setelan dan asesories Mewah ” Ungkap Haghia

Kebiasaan menggunakan Batik dikantornya saat ini wanita luluasan Universitas Indonesia dan Harvard Law Schoo ini mulai tertarik akan kain tradisional tersebut dan mengkoleksi beberapa kain batik mulai dari batik pekalongan , cirebon , Madura sampai batik papua
“ ketertarikan saya akan batik mulai timbul saat sering menggunakan bahan kain tersebut saat menjalani pekerjaan bahkan disamping saya mengkoleksi saya sampe ikut kursus batik dan ternyata kain tradisional seperti tenun Sumba, songket Deli, songket Palembang harganya juga lumayan “ jelasnya
Untuk koleksi fashion wanita single parent yang pernah berkarir selama 10 tahun di kantor pengacara Oc Kaligis mengaku merupakan penyuka hal yang fungsional, sehingga aksesoris yang dikoleksi hanya jam tangan , Selain itu Haghia juga menyukai “clean style”, serta lebih memilih bermain dengan tekstur.
“ Dahulu favorite item fashion saya tas dan sepatu, dan untungnya dahulu sudah beli soalnya kalau sekaramg sudah tidak sanggup “ ungkapnya
Disinggung mengenai merek favorit Ibu Dari Muhammad Arief Anarghia lebi menyukai desain Sapto Djojokartiko dan Parang Kencana sedangkan untuk aksesoris seperti sepatu dan tas Haghia lebih memilih Roger Vivier dan Ferragamo serta Prada.
“ Untuk merek dan aksesories saya Kombinasi high end fashion dengan menggunakan produk lokal kita jadi mendukung pasar lokal dan perkembangan ekonomi “ ujarnya. (red)

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 2 =