Falky Parera Sosok Di Balik Perdamaian Sandy Tumiwa Dan Tessa

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tabloidseleberita,- Perseteruan antara Sandy Tumiwa dan Tessa Kaunang yang berjalan cukup lama akhirnya berujung dengan damai, dimana Sandy menghibahkan seluruh hartanya kepada anak – anaknya. Perdamaian Sandy dan Tessa tak lepas dari peran serta sosok yang selama ini mendampingi Sandy. Sosok tersebut adalah Falky Edward Kumbangsila Parera SH atau yang akrab dipanggil Falky ini.

Falky, pria yang berasal dari Passo Baguala Ambon Maluku lahir pada tanggal 16 oktober 1976 lalu. Anak pertama dari tiga bersaudara ini merantau ke Jakarta setelah lulus pada tahun 1997 dari STM Negeri 2 Kudamati Ambon dan melanjutkan ke STHI (Sekolah Tinggi Hukum Indonesia) Jakarta dan lulus pada tahun 2007 dengan modal sendiri dan tekad yang kuat. Dan di tahun 2016 Melanjutkan advocate serta dalam proses menlanjutkan ke S2.

“Orang tua petani, semua keluarga ada di Passo dengan hidup pas passan, ingin sekali sekolah tinggi tinggilah akhirnya saya merantau ke Jakarta dari Ambon. Sampai di Jakarta kita harus mengayung sendiri tanpa ada bantuan dari siapapun, cari makan sendiri, kerja sendiri. Dan ada kesempatan melanjutkan kuliah hukum padahal background saya STM dan pernah bekerja di TVRI namun Tuhan sudah mengatur semuanya dan berjalan dengan baik tanpa kurang satu apapun. Bisa masuk ke Ormas dan buka PT beberapa PT di bidang Finance. Seperti CV. Bahtera Prima, PT. Bahtera Prima Kencana, PT. Rexatama Indonesia, hingga Parera Law Firm. Jadi bersyukurlah dalam semua ini”, ujar Falky saat ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu.

Selama di Jakarta Falky ikut serta di dalam Organisasi Massa Pemuda Pancasila.

“Masuk Ormas Pemuda pancasila 1998 di jakarta barat. Tahun 2001 jabatannya sekretaris bidang olahraga seni budaya era jaman ketua Hakim Pohan, sampai 2006”, ujar Falky lagi

“Tahun 2007- 2012 jabatan ketua bidang seni budaya jaman ketua MPC PP Jakarta – Barat Ketua Beni Saija Dakosta. Dan di tahun 2018 naik ke MPW PP DKI Bid Ok & Kaderisasi Ketua Thoriq M sampai sekarang ini”, tambah Falky.

Falky juga menceritakan awal pertemuannya dengan Sandy Tumiwa.

“Saat Sandy mulai gabung di PP berbagai masalah dihadapi Sandy, dan kita di PP sendiri melihat Sandy harus dibantu dan saya melihat Sandy di zholimi dari oknum teman pengacara yang menggunakan hak pribadi dan mereka mengorbankan Sandy dari kasus perceraian, hak asuh anak. Dan saya melihat dalam kasus Sandy ini sebetulnya ada yang ‘menunggangi’ yang pada akhirnya Sandy tidak mungkin akan menang. Akhirnya kita menerima kuasa itu. Sandy memohon bantuan dari team hukum PP ada mba Ade juga. Karena kuasa hukum lama agak keluar dari pokok perkara. Hingga akhirnya Sandy menghibahkan seluruh harta Sandy ke anaknya, itu yang tidak disetujui oleh pengacara yang lama”, papar Falky

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 49 = 53