Erlyanie, Mantan ART yang Sukses Membangun B ERL Cosmetics Menjadi Dinasti Bisnis Tanpa Riba

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

TabloidSeleberita.com, Semenjak berdiri di tahun 2017 kemarin B ERL selaku brand kosmetik lokal sudah menunjukkan kemajuan yang demikian signifikan. Hal itu ditunjukkan dengan angka penjualan produk B ERL yang sudah menyentuh angka satu juta dengan distribusi yang sudah tersebar ke seluruh Nusantara. Pencapaian angka penjualan demikian lantaran didukung oleh penerapan konsep penjualan B ERL Cosmetics yang mengedepankan strategi hearth selling.

Oleh karenanya demi menunjang semangat para distributor, agen dan reseller selaku ujung tombak penjualan, maka untuk kali pertama B ERL Cosmetics menggelar perhelatan akbar bertajuk B ERL Award 2018 – Empowering People, yang bertempat di auditorium gedung BPPT Thamrin, Jakarta pada Minggu (26/8). Acara tersebut dihadiri ribuan member yang juga menghadirkan beberapa motivator ternama.

Pada kesempatan itu, B ERL Cosmetics juga mengapresiasi para mitra yang mampu mencetak penjualan terbanyak dengan hadiah berupa reward Umroh Plus Dubai atau trip ke Eropa beserta uang saku, trip ke Singapura beserta uang saku, dan trip ke Bali beserta uang saku.

” Acara besar ini sebagai ajang apresiasi kepadan distributor, agen dan reseller yang berprestasi. Acara ini juga menjadi media pembekalan, motivasi dan sharing dari para pakar. Kami juga mengapresiasi mereka yang berhasil menjadi seller terbaik, terkompak, dan terkreatif,” kata Erly, yang menyebutkan bahwa B ERL Cosmetics berencana mendirikan pabrik sendiri.

Erlyanie, selaku founder B ERL Cosmetics mengaku bahagia bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman hidup dengan banyak orang, terutama perempuan yang ingin mengubah kesejahteraan hidupnya tanpa harus mengesampingkan keluarga.

Pada kesempatan itu, B ERL Cosmetics juga melaunching produk terbarunya, yakni Fine & Fairness Cream yang merupakan terobosan dunia kecantikan.

“Produk ini memiliki base make up yang ringan namun memiliki fungsi sebagai skincare  dengan manfaat anti oksidan darin vitamin E, vitaminn C, UV sunscreen dan lightening,” kata Erlyanie.

Keberadaan B ERL Cosmetics saat ini merupakan catatan panjang perjuangan Erlyanie yang memulai usaha dari nol dengan berjualan online untuk aneka produk–seperti kosmetik, herbal, panci, hingga pakaian dalam. Dia memilih bisnis kosmetik, karena kategori itu sifatnya repeat order. Selain itu, ia juga sudah punya modal jumlah massa di grup Blackberry Messanger (BBM) yang sangat banyak.

“Saya punya 7 grup BBM yang masing-masing beranggotakan 2.000 orang selama menjalankan bisnis online sebagai sampingan,” cerita Erly tentang alasannya memutuskan berbisnis kosmetik secara mandiri.

Menurut perempuan berusia 31 tahun ini, konsep penjualan yang digunakan B ERL Cosmetics adalah melalui penjualan langsung ke distributor, agen, dan reseller.

“Saat ini, total membernya mencapai 7.165 member. Untuk menjadi distributor yang kini jumlahnya mencapai 215, mereka harus membeli 10 ribu piece produk. Sedangkan agen 500 piece produk dan reseller 5 piece produk,” kata perempuan yang juga pernah berprofesi sebagai asisten rumah tangga ini.

Target market yang dibidik B ERL Cosmetics sendiri adalah kelas A, B, dan C,  untuk perempuan, dengan harga produk di kisaran Rp 85 ribu hingga Rp 350 ribu.

Adapun rangkaian produk yang saat ini dimiliki B ERL Cosmetics adalah paket perawatan wajah seperti B ERL Intense Lightening Series, Beauty Advanced Lip Treatment, Beauty Lip Matte Cream, Make Up Remover The Make Up Eraser, dan Fine & Fairness Cream.

“Semua produk kami sudah bersertifikasi BPOM dan aman bagi ibu hamil serta menyusui,” tegasnya.

Bisnis ini juga semakin dimudahkan lantaran  mengusung konsep Bisnis Tanpa Riba. Itu artinya, tidak ada pinjaman bank dan saling menguntungkan, termasuk kepada konsumen maupun para mitra penjualnya. B ERL Cosmetics pun mengedepankan strategi Heart Selling.

“saya itu punya impian supaya bisnis ini bisa mensejahterahkan kehidupan banyak kaum perempuan khususnya. karena pada dasarnya saya itu nggak mau menyakiti atau merugikan orang lain. makanya kenapa bisnis ini saya tidak mau berpartner dengan investor lain. Jalan hidup saya yang sebelumnya sudah sangat keras, mulai jadi PRT, sales dan lainnya sudah pernah saya lakoni. Jadi dalam membangun biisnis ini saya banyak belajar dari pengalaman hidup,” jelasnya.

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

80 − 70 =