Diah Ayu Lestari Kumandangkan ‘Paris Barantai’, ‘Cik Cik Periuk’, dan ‘Tala’al Badru Alayna’ di ‘Cairo Ramadhan Festival 2018’

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

TabloidSeleberita.com, Diah Ayu Lestari bersama Sparkling Surabaya yang tergabung dalam rombongan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) pimpinan Hendardji Soepandji pada Rabu (23/5) ini akan bertolak ke Kairo, Mesir guna mengisi acara ‘Cairo Ramadhan Festival 2018’ yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mesir. disana Diah akan bernyanyi di Kairo Royal Opera House dan Alexandria, Mesir pada 26-29 Mei 2018.

Disana Diah juga akan mengumandangkan seni dan budaya tanah air yang diharapkan mampu mengharumkan nama baik Indonesia di dunia internasional.

“disana saya akan bawakan lagu ‘Paris Barantai’ disusul ‘Cik Cik Periuk’ secara medley yang pernah dibawakan di acara ‘Borneo to Celebes’ beberapa waktu lalu,” jelas Diah.

Penyanyi Jazz yang akrab disapa Dede ini tergabung dalam rombongan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) pimpinan Hendardji Soepandji. Selama di Mesir, rombongan ini akan menyuguhkan ragam seni budaya tradisional Indonesia yang dibalut dalam nuansa religi.

“nanti ada juga saya bawain lagu ‘Tala’al Badru Alayna’ yang di aransemen dengan musik jazz. Tapi syairnya nggak murni bahasa Arab. Campur dengan bahasa Indonesia. Selain menyanyi saya juga akan menari,” kata Diah di sela-sela gladiresik di Anjungan Jawa Timur, TMII, Jakarta, Selasa (22/5).

Diah menambahkan, kegiatan ini nantinya akan juga diisi serangkaian acara budaya, mulai peragaan busana karya perancang Lindy Ann Pieters hingga tari-tarian tradisional yang dibawakan Surabaya Sparkling, sebuah komunitas tari dari Surabaya. Selain bernyanyi diah juga akan menari membawakan tarian Indang Din Din Badinding, Rantak Sumatera, Enggang Kalimantan, Lenggang Surabaya, Tari Srikandi Senopati, Tari Gong, dan Kembang Setaman.

“nanti disana juga kita akan menari seperti tarian Indang Din Din Badinding, Rantak Sumatera, Enggang Kalimantan, Lenggang Surabaya, Tari Srikandi Senopati, Tari Gong, dan Kembang Setaman. Lalu, ada juga lagu keroncong ‘Bengawan Solo’ yang dinyanyikan Indra Utami Tamsir (IUT),” ungkapnya.

Saat ditanya kesiapannya, Diah menegaskan jika dirinya sudah siap menunjukkan performa terbaiknya dalam pertunjukan di dua kota besar Mesir ini.

“Kendala besar bagi penyanyi itu kan sebenarnya jika dia lupa lirik. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah hapal, jadi ya sudah nggak deg-degan lagi,” ucap Diah.

Sebagai bukti keseriusannya untuk mengikuti acara di ‘Cairo Ramadhan Festival 2018’, dara kelahiran 2 Desember 1997 ini sebulan belakangan ini sudah mempersiapkan penampilannya, termasuk bolak balik Surabaya-Jakarta untuk berlatih. bahkan ketika gladi resik digelar yang disaksikan langsung oleh Ketua KSBN, Hendardji Soepandji, Diah terlihat sudah mampu menampilkan performa terbaiknya di atas panggung.

Selepas dari Mesir, jadwal tampil ke mancanegara pun sudah menanti. Rencananya, Diah juga akan melancong ke Eropa Timur, tepatnya Ukraina pada Agustus mendatang. Dia akan tampil pada sebuah event panggung festival menyanyi, dengan full band.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

61 − 54 =