Chelsea Islan-Pevita Pearce Totalitas di Film Sebelum Iblis Menjemput

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

TabloidSeleberita.com, Aktris Chelsea Islan, adalah salah satu pemegang peran utama di film horor thriller Sebelum Iblis Menjemput berharap totalitas pemain kelak mendapat apresiasi dari penonton.

“Bagi saya, film menjadi box office adalah bentuk dan efek dari apresiasi penonton. Saya berharap apresiasi itu ada setelah berbulan-bulan kerja keras dan total fokus di film ini,” harap Chelsea Islan.

Di beberapa scene film Sebelum Iblis Menjemput Chelsea Islan dan Pevita Pearce masuk dalam kubangan lumpur. Mereka masing-masing rupanya tak mempersoalkan harus memainkan adegan demikian. Bahkan tak peduli seandainya kesehatan kulitnya bermasalah. Kedua aktris cantik itu harus berkubang di lumpur dalam waktu yang cukup lama.

“Kalau saya sih yang penting bisa tidur sudah senang, jadi enggak mikir kulit nanti gimana nih,” kata Pevita dalam jumpa pers film tersebut di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).

“Benar-benar berjam-jam di situ, di lumpur asli. Itu juga hutan beneran,” timpal Chelsea.

Senada dengan Pevita, Chelsea juga nampak tak memperdulikan masalah kulit, dia juga memilih keluar dari zona nyaman. Baginya, membintangi film tersebut merupakan tantangan. Ia tak bisa lagi berperan sebagai dirinya sendiri, namun sudah harus berubah menjadi karakter yang mereka perankan. Kedua aktris cantik itu mengaku sudah paham bahwa adegan apapun, sudah menjadi resiko dalam film tersebut.

Film Sebelum Iblis Menjemput merupakan debut film perdana Chelsea Islan dan Pevita Pearce bermain dalam film bergenre horor thriller. Keduanya memegang peran inti dan melalui banyak adegan berdarah-darah.
Chelsea dan Pevita menjadi tokoh ikonik dengan ragam aksi yang menegangkan dan jarang ditemui di beberapa film mereka sebelumnya.

“Film ini tantangan banget buat aku sama Pevita karena pertama kali juga kami main horor. Genrenya beda banget, treatment-nya juga beda. Persiapan film ini juga bisa dibilang workshop-nya yang secara fisik, suara juga harus bisa lantang. Semua memang benar-benar diolah,” ungkap Chelsea kepada media di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta, Jumat, 3 Agustus 2018.

Tak hanya menampilkan kemampuan akting terbaiknya, para pemain juga dituntut untuk bisa mempersiapkan fisik mereka. Chelsea bercerita, proses shooting berjalan cukup berat. Keduanya juga harus melakoni adegan berdarah-darah yang hampir mengisi seluruh film. Tentu ini hal baru bagi perjalanan karier mereka. Meski lelah menjalani adegan laga, Chelsea dan Pevita merasa puas.

“Adegan berdarah-darah juga berat banget. Aku sih senang, seru. Tapi capek banget karena syuting dari malam sampai pagi sudah enggak kenal jam. Intinya dari film ini kami bisa kasih lihat kalau aktor-aktor Indonesia bisa total bermain. Kami juga merasakan bahwa ini kerja keras banget. Dari kerja keras kami berdua mudah-mudahan banyak yang bisa menikmati filmnya,” kata Chelsea lagi.

Pevita Pearce juga sebelumnya diketahui lebih banyak tampil di film drama. Dia mengaku sempat gugup ketika harus melakoni adegan yang belum pernah dia perankan. Ruth Marini, aktris yang juga berperan di film Wiro Sableng disebut Pevita banyak membantunya.

“Ini sesuatu yang baru buat aku karena sebelumnya dari drama ke horor. Di awal ada rasa gugup tapi juga excited, penasaran karakter ini nguliknya kayak gimana. Prosesnya juga dibantu Mbak Ruth untuk pendalaman karakternya mau dibawa segila apa. Memang dari yang aku lihat dan jalani drama dan horor itu teknisnya berbeda. Mungkin kalau drama dari yang emosionalnya dalam ke mata, kalau horor atau aksi itu dari eksternal baru diisi dalamnya,” ucap Pevita.

Chelsea merasa sangat senang bisa bermain bersama Pevita. Bagi dia, suatu kehormatan bisa beradu akting dengan perempuan kelahiran Jakarta itu.

“Bisa bekerja sama, bisa main film bareng, dan itu suatu hal yang benar-benar it’s a honour for us,” kata Chelsea.
Hal senada juga dirasakan oleh Pevita. Ia dan Chelsea Islan bisa saling mendukung satu sama lain ketika main film bersama.

“Saling push untuk kebutuhan karakter, tapi sebagai teman kami saling support,” ucap Pevita Pearce.
Timo Tjahjanto selaku sutradara dibantu beberapa rekan yaitu Sukhdev Singh dan Wicky V. Olindo selaku produser, Abimana Aryasatya sebagai co-producer. Robert Ronny dan Zainir Aminullah berduet sebagai produser eksekutif. Film ini diproduksi oleh Sky Media.

Menurut Timo, Chelsea dan Pevita bisa saling mengisi di film ’Sebelum Iblis Menjemput’. Bahkan, hal itu sudah terlihat dari sejak proses reading.

“Si Chelsea tangguhnya bisa dapat dan si Pevita out of control-nya juga bisa dapat, pas aja sih,” kata Timo saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (3/8).

Timo menyebutkan kalau dirinya sudah mengenal Chelsea Islan ketika menggarap proyek film lainnya. Ia merasa nyaman bekerja sama dengan perempuan 23 tahun itu. Lagi pula, Timo sudah mengetahui kemampuan akting Chelsea.

Gue sendiri udah tahu dia bisa sejauh apa, setotalitas apa,” ucap Timo.

Sementara, Timo bertemu Pevita Pearce pada saat menggarap film ‘Killers’. Kala itu, ia berjanji akan bekerja sama dengan perempuan berusia 25 tahun tersebut dalam proyek film lain.
Tak disangka janji yang dilontarkan Timo bukan sekadar isapan jempol. Terbukti, ia kembali bekerja sama dengan Pevita di film ‘Sebelum Iblis Menjemput’.

“Istilahnya sekarang cuma menepati janji,” cerita Timo.

“Suatu film horor yang beda dari yang sebelum-sebelumnya. Beda dari segi skenarionya enggak ketebak arah ceritanya. Timo sangat hati-hati supaya flow film utuh,” timpal produser Wicky V. Olindo.

Wicky menyebutkan, semua pemain termasuk aktor pendatang baru Samo Rafael dituntut untuk memainkan peran dengan tingkat akting berbeda. Mereka dipaksa keluar dari zona nyamannya.

“Semua dituntut memainkan peran dengan tingkat akting sangat berbeda. Keluar dari zona nyaman. Mereka dipaksa main dengan karakter yang belum pernah mereka mainkan,” katanya.
Timo selama ini memang dikenal sebagai sutradara yang melahirkan film-film bergenre horor atau thriller. Bersama Kimo Stamboel, ia tergabung dalam The Mo Brothers yang menyutradarai film Rumah Dara (2010), Killers (2014), dan The Night Comes for Us (2014). Sementara itu, karyanya sendiri berupa film pendek “Safe Haven” dalam V/H/S/2 (2013) dan Headshot (2016).

Sinopsis Film Sebelum Iblis Menjemput. Belakangan ini marak film nasional diramaikan oleh film bergenre horor. Setelah Kafir yang juga bersekutu dengan Setan, satu lagi film bergenre horor kembali meramaikan layar lebar tanah air di Agustus ini. Sebelum Iblis Menjemput, film besutan sutradara Timo Tjahjanto ini menyandingkan totalitas kemampuan akting dua aktris muda bertalenta yakni Chelsea Islan dan Pevita Pearce.

Sebelum Iblis Menjemput alkisah tentang keluarga Lesmana. Putrinya, Alfie harus melalui kehidupan yang kelam, termasuk ketika sang ibu, Intan meninggal secara misterius. Lesmana kemudian menikah dengan perempuan muda bernama Laksmi, yang sudah memiliki dua orang anak, Maya dan Ruben.

Hubungan Alfie dan Lesmana terbilang renggang. Ketika Lesmana jatuh sakit, Alfie baru mengetahui bahwa ayahnya telah bangkrut. Alfie menelusuri tempat yang biasa dikunjungi ayahnya sebelum jatuh sakit yaitu villa yang penuh kenangan saat keluarga Lesmana masih utuh. Alfie baru mengetahui bahwa ayahnya yang tadinya sangat kaya jatuh bangkrut dan sekarat engan penyakit misterius ketika menjenguknya di rumah sakit.

Lesmana meninggal dunia dengan cara tidak wajar. Alfie kemudian memutuskan untuk mendatangi vila yang kerap didatangi ayahnya untuk mengetahui yang sebenarnya terjadi. Ia berusaha mencari tahu apa yang terjadi kepada ayah dan ibunya yang dulu meninggal secara janggal.

Alfie bertemu dengan Laksmi dan anaknya, Maya (Pevita Pearce). Maya menyalahkan Alfie atas kemalangan yang menimpa ia dan ibunya. Rupanya, saudara tiri Alfie itu mempunyai agendanya sendiri. Di tempat tersebut, serangkaian aksi yang melibatkan Alfie, Laksmi, dan Maya memberikan jawaban tentang Lesmana. Mereka semua akan menguak rahasia mengerikan Lesmana yang mungkin akan membawa mereka ke nasib yang lebih mengerikan.

Film Sebelum Iblis Menjemput tayang di bioskop tanah air mulai 9 Agustus 2018. Selain Chelsea dan Pevita, Ray Sahetapy, dan Karina Suwandi; Ruth Marini, Hadijah Shahab, Samo Rafael, dan Nicole Rossi juga berpartisipasi dalam film ini.

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

40 + = 47