BIOSKOP HUJAN : KONSER 17 TAHUN THE RAIN

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tabloidseleberita.com, 17 tahun lalu, keempat personel The Rain yaitu Rain yaitu Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar), Ipul Bahri (bass) dan Aang Anggoro (drum), mungkin tak menyangka akan tetap bersama hingga saat ini. Bermula dari pertemanan di kota Jogjakarta, kini The Rain menjadi salah satu dari sedikit band di Indonesia yang berhasil menembus usia 17 tahun tanpa adanya pergantian personel. Jatuh bangun dalam sebuah perjalanan panjang pernah dihadapi The Rain bersama.

Setelah merilis 5 album di bawah naungan major label dan sempat tenggelam beberapa waktu, The Rain bangkit kembali lewat jalur independen sejak tahun 2013 dengan single “Terlatih Patah Hati”, “Gagal Bersembunyi”, “Penawar Letih” dan banyak lagi lagu lainnya,  yang dirangkum dalam album ke-6 berjudul Jabat Erat, sebuah album dengan single terbanyak yang pernah dirilis The Rain.

Bioskop Hujan adalah konser tunggal perdana The Rain. Sebuah konser spesial sebagai penanda tahun ke-17 perjalanan kuartet ini. Dikemas apik dengan konsep yang belum pernah dilakukan di pertunjukan The Rain selama ini, didukung dengan visual dan tata lampu yang istimewa. Penonton akan menikmati sebuah perjalanan tak terlupakan dari awal hingga akhir konser. “The Rain belum pernah buat konser sebelumnya, jadi ini konser tunggal perdana kami. Dan momen ulang tahun yang ke-17 ini adalah momen yang pas untuk kita gelar konser ini. Kita ingin konsepnya istimewa, akhirnya nongol ide bikin konser di dalam bioskop dengan isi pertunjukan yang tidak sekedar lagu demi lagu”, jelas Indra.

Pendanaan konser ini dilakukan dengan sistem crowdfunding. The Rain mengundang fans dan siapapun yang ingin membantu mewujudkan konser ini untuk ambil bagian dengan cara patungan. Bekerjasama dengan Kolase.com sebagai penyedia platform. Ada dua paket yang dapat dipilih yaitu Paket Hujan Gerimis (mendapatkan 1 tiket dan merchandise eksklusif) seharga Rp100.000,- dan Paket Hujan Deras (mendapatkan 1 tiket, merchandise eksklusif dan sekaligus membayarkan tiket 2 orang anak panti asuhan untuk ikut menonton konser ini) seharga Rp300.000,-. Setelah peserta crowdfunding bergabung lewat Kolase.com, tiket ditukarkan pada hari H, sekaligus pemilihan tempat duduk, mulai 2 jam sebelum konser dimulai. Peserta disarankan untuk datang lebih awal agar lebih leluasa memilih tempat duduk.

“Melalui Crowdfunding ini, kami mengajak The Rainkeepers (sebutan untuk fans The Rain) dan orang-orang yang ada di perjalanan The Rain selama ini untuk ikut dan benar-benar menjadi bagian di konser ini. Bukan sekedar membeli tiket lalu datang, namun benar-benar ikut mewujudkan. Setelah digelar penjualan tiket di 1 minggu ini, sudah lebih 100 orang yang ikutan jadi kita senang banget. Walaupun acara masih lama, masih sekitar 3 bulan lagi tapi antusiasnya sudah ramai sejak awal”, ujar Indra tentang sistem crowdfunding ini.

Untuk waktu dan lokasi konser ini akan diadakan pada hari Sabtu, 15 Desember 2018, jam 13:00 WIB bertempat di CGV* Grand Indonesia, Jakarta. Acara ini digelar pada siang hari di akhir pekan agar lebih memudahkan penonton yang ingin membawa serta keluarga, dan penonton dari luar kota yang memilih untuk datang pada hari H dan langsung kembali ke kota asal setelah konser, tanpa harus menginap.

 

 

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

47 − 37 =