Assia Keva Hamzah, Si Pemalu Yang Jadi Juara The Voice Kids Indonesia 2018

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

TabloidSeleberita.com, Ajang pencarian bakat The Voice Kids Indonesia (TVKI) 2018 usai sudah. Lagu Hello milik Adele menghantarkan Assia Keva Hamzah atau biasa disapa Keva itu terpilih menjadi juara berdasarkan voting. Keva berhasil menyingkirkan dua pesaingnya yakni Tyara Rafanaura dari tim Agnez Mo dan Vanessa Simorangkir dari tim Marcell di babak tiga besar Grand Final TVKI 3.

Gadis remaja berusia 13 tahun itu tak kuasa membendung derai air matanya ketika namanya disebutkan keluar sebagai juara The Voice Kids Indonesia Season 3 di malam Grand Final yang digelar di Studio 14 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (5/10) malam. Gadis asal Bali itu sama sekali tidak menyangka bahwa dia bisa menjuarai ajang kompetisi menyanyi bergengsi ini.

Malam itu, Keva yang berasal dari tim Kaka Slank, berhasil membuktikan kemampuannya kepada khalayak sebagai bibit penyanyi baru yang mumpuni dan berkelas. Dia juga berhasil bangkit dari bullying yang selama ini kerap dialami disekolahnya di Bali.

“Aku seneng banget, speechless nggak menyangka ini seperti dreams come true, mimpi yang terwujud jadi nyata. Aku yang awalnya cuma berani nyanyi di kamar mandi, tapi sekarang ada di panggung The Voice Kids Indonesia, apalagi jadi juara itu rasanya masih enggak percaya, intinya bangga dan bahagia bisa jadi juara,” kata Keva seusai babak Grand Final The Voice Kids Indonesia Season 3.

Lantaran tak percaya menjadi juara, Keva terlihat begitu gugup saat menerima piala kemenangan. Dia bahkan salah menyebut bahwa dirinya bangga bisa menang di ajang pencarian bakat Indonesia Idol Junior. Kegugupan masih terasa ketika Keva menutup kontestasi dengan kembali menyanyikan lagu Hello milik Adele terasa seperti ada part yang terdengar pitchy.

“Jujur kemenangan ini membuat aku gugup dan gak fokus sama lagu, meski berusaha untuk membuat santai dan pada akhirnya blank juga,” kisahnya.

Kemenangan itu membuat siswi SMP GMIS Denpasar Bali ini bertekad untuk terus bisa melanjutkan karirnya dalam bernyanyi dan memberikan sebuah tampilan yang baru dalam industri musik tanah air.

“Aku dari dulu memang suka nyanyi dan baru sadar bisa nyanyi tahun lalu saat acara keluarga, trus banyak yang bilang kalau aku itu bisa nyanyi, meski disekolah aku yang awalnya suka iseng nyanyi tapi banyak yang suka bandingin suara aku sama orang lain kayak kena bullying gitu sih, tapi ajang TVKI ini buat aku jadi termotivasi dan berkembang serta bersyukur akhirnya bisa jadi pemenang,” ucapnya.

Keva juga bersyukur bahwa mentornya, Kaka Slank, selalu memberikannya motivasi untuk maju dan lebih percaya diri untuk tampil.

Coach Kaka selalu menyuruh aku untuk percaya diri, tidak lagi jadi pemalu dan menjadi diri sendiri karena akau memang sempat tak percaya diri menyanyi lantaran kerap mendapatkan bullying dari teman sekolah,” cerita Keva.

Sebagai mentor, coach Kaka pun bersyukur anak didiknya mampu menyerap sekaligus menerapkan apa yang diajarkan selama tahap coaching dan memang sejak awal sebenarnya Kaka sudah optimis jika anak didiknya itu bisa melesat jauh bahkan menjadi juara. Menurut vokalis Slank ini, Keva memang sudah mempunyai bekal sebagai penyanyi. Tinggal bagaimana ia sebagai mentor memberikan sedikit sentuhan kepada gadis 13 tahun itu.

“Aku sudah feeling kalau dia itu sudah ada modal unik yang dimiliki dalam dirinya terutama karakter suara meski perlu banyak perbaikan dari cara dia bernyanyi diatas panggung. Apalagi si Keva itu anaknya pemalu, nah tinggal kita poles mengenai stage actnya. Kalau suara mah sudah oke tinggal asah rasa percaya diri dan stage actnya karena ini pengalaman dia nyanyi diatas panggung untuk pertama kalinya. Karena buat aku modal seorang penyanyi itu cuma tiga yaitu suara, looks dan hoki, itu yang selalu aku ingat sepanjang aku menjalankan karir di musik,” ucap Kaka.

Lebih lanjut sebagai mentornya Kaka juga berpesan kepada Keva supaya paska menjuarai TVKI 3 ini dirinya tidak terkena star syndrome, apalagi Keva masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah SMP.

“Keva ini kan terkenalnya seperti roket ya (fast track), gua takut dengan perubahan tiba-tiba terkenal, kemudian dia jadi sombong. Atau bisa disebut star syndrome makanya saya pesan sama Keva supaya stay humble dan terus menapak bumi agar karirnya bisa terus meroket, karena fenomena seperti ini banyak gua lihat, dan gua enggak mau sampai anak didik gua melakukan hal itu. Tetap membumi, dan mau belajar. Itu tuh sudah kayak kunci gimana penyanyi bisa bertahan di dunianya,” ucap Kaka.

Keva juga diketahui bukan cuma pandai dalam bernyanyi. Ternyata, dara cantik yang pada 15 Oktober nanti akan berulangtahun yang ke 13 ini juga memiliki banyak bakat seni lainnya seperti olahraga dan melukis.

Please follow and like us:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 68 = 78